SMK Mampu Tingkatkan SDM Di Indonesia

Pelatihan-SMA-SMK-Se-BANTEN-1Jakarta, PADANGTODAY.com – Potensi sumber daya manusia (SDM) ini akan menjadi kesempatan besar untuk membangun bangsa Indonesia yang mandiri. Saat ini SMK telah berhasil merakit produk-produk elektronik seperti laptop, proyektor, dan televisi. Bahkan di bidang otomotif sukses dengan mobil Esemka-nya.

Jumlah peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat ini berkembang pesat, khususnya jurusan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Sebanyak 6000-an SMK di seluruh Indonesia membuka jurusan TIK dengan peserta didik mencapai 900 ribu siswa. Hal ini menjadikan jurusan TIK sebagai tren kedua setelah jurusan Otomotif.

Jelas, kesempatan besar menanti di bidang TIK mengingat kondisi masyarakat Indonesia yang membelanjakan triliunan per bulan untuk membeli alat eletronika. Dengan tercetaknya SDM andal lulusan SMK di bidang TIK, maka sangat dimungkinkan Indonesia akan tidak lagi menjadi konsumen produk impor tetapi bisa menjadi produsen di negeri sendiri.

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Mustaghfirin Amin, melihat kesempatan ini sangat baik untuk mengembangkan SMK menjadi lebih maju. Salah satu upayanya melalui kolaborasi dengan para ahli, asosiasi, industri, dan ikut juga bergerak di bidang wirausaha. “Indonesia bisa maju jika didukung dengan tehnisi andal itu, dan yang andal adalah lulusan SMK,” katanya pada acara softlaunching Cyberpreneur Competition di Jakarta, Kamis (28/08/2014).

Mustaghfirin menambahkan, upaya peningkatan SDM juga dilakukan melalui Kurikulum 2013. Kemdikbud telah menyediakan silabus dan buku teks. Tetapi, buku tersebut bukanlah satu-satunya sumber dan metode pembelajaran. Ada jutaan sumber yang dapat diakses dengan TIK yang bisa diimplementasikan di SMK. “Dengan besarnya jumlah lulusan SMK yang tahun ini mencapai 1,2 juta siswa menandakan masyarakat sudah percaya pada SMK untuk meningkatkan SDM di Indonesia,” ungkapnya.(md/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*