STAIN Batusangkar Bakal Jadi IAIN

TANAHDATAR,PADANGTODAY.COM-STAIN Batusangkar gelar Rapat Kerja Tahunan 2015 di Kampus. Sesuai rencana, kegiatan Raker selama tiga hari 21-23/01 , mengangkat tema “Strategi Pelaksanaan Anggaran dalam Pencapaian kinerja dan Peningkatan Mutu pendidikan”. dihadiri oleh seluruh pimpinan STAIN Batusangkar.

Advertisements

Dalam arahannya, Ketua STAIN Batusangkar, Dr.H. Kasmuri, MA ketika membuka secara resmi mengungkapkan bahwa saat ini STAIN Batusangkar dihadapkan oleh isu-isu yang tidak jelas dan tidak bertanggungjawab berkenaan dengan alih status menjadi IAIN Batusangkar.

STAIN Batusangkar berada di urutan pertama dari 6 STAIN di Indonesia yang diusulkan menjadi IAIN tahun 2015 ini dan Kepresnya akan segera keluar.

“Jadi mahasiswa STAIN tidak perlu cemas, isu-isu itu berasal dari orang-orang tidak memahami prosesnya. Semua STAIN di Indonesia akan diusulkan menjadi IAIN, hanya saja ada yang didahulukan dan ada yang dikemudiankan. Sekarang, yang kita lakukan adalah berbuat dan dan berkerja maksimal dan profesional, guna dalam upaya meningkatkan kinerja. STAIN butuh orang-orang yang komit dengan peningkatan kemajuan pendidikan. Diharapkan semua Instansi dalam ruang lingkup STAIN dapat menjadikan dirinya seorang pelayan masyarakat yang profesional, bukan menjadi orang yang dilayani,”ujarnya.

Menurut Prof. Ganefri, M.Sc, (Asisten Dikti Kemnedikbud) ketika memberikan materi, mengungkapkan dukungannya kepada STAIN Batusangkar.

“STAIN Batusangkar sebenarnya sudah layak menjadi UIN, karena syarat-syarat pokok menjadi UIN telah terpenuhi. Untuk menjadi UIN luas lahan, jumlah Pogram studi dan Jumlah mahasiswa sudah melebihi. Sedangkan syarat lain sebagai syarat tambahan yang belum terpenuhi, seperti Jumlah Profesor bisa dilengkapi dalam prosesnya nanti setelah disetujui,”Katanya

Tahun-tahun mendatang program-program studi yang kurang peminatnya, seperti program studi Tafsir dan Program Studi hadis, perlu terobosan-terobosan baru, sehingga program studi itu menjadi program studi unggulan dan banyak peminat. Seperti yang dilakukan di negeri Jiran Malaysia, Program Studi Tafsir dikombinasikan dengan dengan teknologi Multimedia dan program Studi Hadis dikombinasikan dengan Teknologi Informasi.

“Jurusan ini nantinya memiliki keunggulan tersendiri dan menjadi program studi terfavorit, perlu perhatian bersama pimpinan dan civitas akademika,” tambah Ganefri. (romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*