Stop Rokok Ilegal, Pemkab Gelar Sosialisasi

Stop Rokok Ilegal, Pemkab Gelar Sosialisasi

Stop Rokok Ilegal, Pemkab Gelar Sosialisasi

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Daerah berkewajiban memberikan informasi kepada masyarakat tentang bahaya dan akibat hukum mengkonsumsi, membeli dan mengedarkan rokok ilegal. Sebab, menurut Bupati Lima Puluh Kota yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fitma Indrayani SH pada Sosialisasi Stop Rokok Ilegal di Kabupaten Lima Puluh Kota di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Rabu (26/9/2018), bahwa peredaran dan konsumsi rokok ilegal dapat merugikan keuangan negara dan juga berdampak buruk terhadap kelangsungan hidup petani tembakau.

Dalam Sosialasi ini, hadir Kepala Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur, Drs Hilman Satria MM, serta dari Badan Keuangan Provinsi Sumbar Anna Merisa SS MM.

Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT), khusus Kabupaten Lima Puluh Kota mendapat Alokasi Dana sebesar Rp.2.683.510.365,- (Dua Milyar Enam Ratus Delapan Puluh Tiga Juta Lima Ratus Sepuluh Ribu Tiga Ratus Enam Puluh Lima Rupiah). Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 903-521-2018 tentang Perubahan atas Keputusan Gubernur Nomor 903-1044-2017 tentang Perkiraan Alokasi DBHCHT bagian Pemerintah Propvinsi Dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Alokasi dana dialokasikan pada Distanhortbun Rp.1 Milyar, Dinas Kesehatan Rp.1.070.000.000,- RSUD Acmad Darwis Suliki Rp.447.000.000,- dan Bagian Perekonomian Rp.334.507.033,” terang Fitma Indrayani SH.

Limapuluh Kota adalah daerah penghasil tembakau terbanyak di Sumatera Barat, makanya mendapat Alokasi DBHCHT terbesar Sumbar. Penerapan pajak rokok sebesar 10 persen dari nilai cukai juga dimaksudkan untuk memberikan optimalisasi pelayanan pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Sementara Penyelenggara Sosialisasi Yusnaldri SSos, melaporkan bahwa peserta sosialisi adalah Camat, tokoh masyarak dan penjual rokok se Kabupaten Lima Puluh Kota. Narasumber Kepala Kantor Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Teluk Bayur, Drs.Hilman Satria,MM, Badan Keuangan Provinsi Sumbar AnnA Merisa, SS,MM dan Bachtar Efendi dari Bea Cukai.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*