Suhatri Bur : OPD Bersinergi Tekan Kemiskinan

Pembukaan Rapat Koordinasi Kemiskinan Dengan OPD Pemkab Padangpariaman

Advertisements

Padangpariaman, Padang-today.com__Wakil Bupati (Wabup) Padangpariaman, Sumatera Barat, Suhatri Bur menekankan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) itu untuk bersinergi dalam menerapkan program guna menekan angka kemiskinan di daerah itu.

“Seluruh OPD memiliki tugas berbeda-beda tapi tujuannya tetap sama yaitu mensejahterakan kehidupan warga Padangpariaman,” kata Suhatri Bur saat sambutan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Padangpariaman, di Parit Malintang, Senin, 18-09-2017.

Menurutnya, apabila dalam mencapai tujuan tersebut dilakukan secara bersamaan maka angka kemiskinan di daerah itu dapat ditekan dari tahun ke tahun. Hal ini diminta keseriusan masing-masing OPD untuk bersinergi menerapkan program yang akan diluncurkan.

“Seperti pada bidang pendidikan sebagai faktor utama untuk mencapai kesejahteraan,” katanya.

Ia menjelaskan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Dinas Kesehatan dapat bersinergi dalam menciptakan generasi cerdas guna menciptakan Padangpariaman yang sejahtera.

Menurutnya hal itu dapat diwujudkan ketika Dinas Kesehatan juga berupaya menjaga kesehatan dan kebugaran pelajar di daerah itu.

Selain itu, lanjutnya ketika pemerintah tengah membangun suatu daerah seperti pembangunan kawasan terpadu Tarok di 2×11 Kayu Tanam yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat maka seluruh OPD mendukungnya melalui program yang ada di masing-masing instansi.

Ia menyebutkan angka kemiskinan di daerah itu pada 2015 yaitu 8,86 persen sedangkan pada 2016 menjadi 8,91 persen atau naik 0,05 persen dengan pendapatan Rp1,4 juta per bulan untuk empat anggota keluarga.

Katanya, hal tersebut bertolak belakang dengan pembangunan baik fisik maupun non-fisik yang sedang dilakukan di daerah itu.

“Ini yang membingungkan dan kita harus mencari solusinya,” kata dia.Oleh karena itu setiap

OPD harus membuat program yang dalam penerapannya dikerjakan bersama-sama agar angka kemiskinan pada 2018 dapat ditekan.

Namun untuk menekan angka tersebut pihak kecamatan dan nagari juga akut ikut bersinergi agar angka kemiskinan di daerah itu turun, ujar dia. (sgr)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*