Sungai Limau, Polres Kota Pariaman Kembali Ringkus Pengedar Narkotika

Padang-today.com – Generasi Millenial saat ini merupakan pemimpin harapan masa depan bangsa. Oleh sebab itu generasi millenial mesti terhindar dari bahaya narkoba dapat merusak pikiran, mental dan prilaku seseorang mengkonsumsinya.

Sebagaimana kita ketahui bersama salah satu kelompok masyarakat yang rawan terpapar penyalahgunaan Narkoba adalah generasi milenial, yakni mereka yang berada pada rentang usia 15-35 tahun.

Kota Pariaman salah satu daerah yang menjanjikan tempat peredaran narkoba bagi kalangan sindikat narkoba. Beberapa terjerumus sebagai pengguna karena faktor lingkungan dan pergaulan yang kurang tepat.

Data yang diperoleh dari Polres Pariaman, jumlah kasus narkoba di daerah itu terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Jika tahun 2018 terdapat 26 kasus, namun tahun 2019 meningkat menjadi 30 kasus.

Untuk melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran ngelap narkoba di Kota Pariaman, warga dan lingkungan setempat harus proaktif dalam upaya dalam pemberantasan narkoba di lingkungan masing-masing.

Hal itu dikatakan Kapolres Kota Pariaman, AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Resnarkoba, AKP Heritsyah di Mapolres Kota Pariaman, Rabu (12/8). Ia mengatakan baru-baru ini pihaknya berhasil  meringkus diduga  pengedar narkotika jenis sabu diwilayah hukumnya.

“Sudah satu pekan lamanya, pencarian seorang pengedar narkotika jenis sabu berinisial TM yang kabur saat digrebek petugas di wilayah hukum Polres Kota Pariaman, belum menuai hasil.

Kendatipun demikian, istri dan 2 orang rekan pengedar tersebut sudah diamankan polisi bersama barang bukti sabu,” kata Kasat Resnarkoba AKP Heritsyah.

Sebelumnya, kata dia, pada Rabu 5 Agustus 2020 sekitar pukul 17.30 WIB, Tim Satresnarkoba Polres Kota Pariaman beserta Tim Buser Polsek Sungai Limau, mengrebek sebuah rumah bertingkat di kawasan Sungai Limau. Dalam penggrebekan itu, TM (pengedar) berhasil kabur dengan cara melompat dari lantai tingkat 2. Namun hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait keberadaan buronan tersebut.

“Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku TM. Benar, sudah sepekan lamanya semenjak penggrebekan saat itu,” jawab Kasat Resnarkoba, AKP Heritsyah.

Lebih lanjut Kasat itu mengungkapkan, istri pelaku dengan inisial DN (32) yang saat ini diamankan tengah hamil.

“DN sedang hamil muda saat ini, kita akan bujuk pelaku agar menyerahkan diri. Melalui DN yang sedang hamil muda itu, barangkali pelaku akan berubah pikiran dan menyerahkan diri,” sebut AKP Heritsyah.

AKP Heritsyah juga menuturkan, pihaknya bekerjakeras untuk memutus peredaran narkotika di wilayah kota itu. Bahkan untuk menjawab segala modus dan siasat pengedar dalam melancarkan aksinya.

“Zaman berkembang, begitupun dengan modus dan siasat para pengedar narkotika. Kami tentu juga mengupgrade diri (kepolisian) untuk mempertajam inteligensi dan kecakapan di lapangan agar dengan cepat ‘mematahkan’ modus operasi dari pengedar,” jelas Kasat itu.

Dia berharap upaya memutus peredaran narkotika tidak hanya bertumpu pada kepolisian. “Penting andil seluruh elemen masyarakat untuk membasmi narkotika. Jika hanya berharap kepada polisi maka pencapaian kita tentu tidak sebanding dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Dengan bersama pekerjaan lebih efektif dan efisien” ungkap AKP Heritsyah.(SugeR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas