Suwandel Mukhtar: Pemko Menghargai Saran dan Kritikan

Wawako-Pyk-H.-Suwandel-Muchtar-ketika-menyampaikan--tanggapan-terhadap-pandangan-umum-fraksi-fraksi-DPRD-Pyk,-Senin--(1711).PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.COM -Wawako Suwandel Mukhtar menjawab pandangan umum delapan fraksi terhadap nota penjelasan Rancangan APBD Kota Payakumbuh dengan santun. Wakil Walikota Payakumbuh, Suwandel Muhktar dalam rapat paripurna DPRD terhadap penyampaian jawaban dan tanggapan Walikota terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Payakumbuh tentang Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2015, Senin (17/11) di ruang sidang DPRD setempat menyatakan menyambut baik saran dan kritikan yang disampaikan DPRD setempat.

“Kami sangat menyadari sepenuhnya bahwa, pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi di DPRD merupakan masukan, saran dan kritikan yang sangat membangun, sebagai bahan evaluasi bagi kinerja semua kepala SKPD dijajaran Pemko, guna menyelenggarakan pemerintahan kedepan dengan lebih baik bersama-sama DPRD Kota Payakumbuh.” ungkap Suwandel Muhktar.

Menurut Suwandel Muhktar, Pemko tak hanya menyambut baik dukungan dan apresiasi yang disampaikan DPRD, namun pemko juga menghargai saran dan kritikan yang disampikan fraksi-fraksi.

Diungkapkan Suwandel Muhktar, menjawab pandangan umum Fraksi Partai PDIP Hanura, tentang pelaksanaan Kurikulum 2013 dan tentang  upaya Pemko meningkatan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM, serta upaya Pemko meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Adnaan WD dan mengenai langkah-langkah konkrit Pemerintah Kota Payakumbuh dalam upaya menurunkan tingkat kemiskinan dan pengangguran di Kota Payakumbuh, dijelaskan  Wawako dengan gamblang

Di depan DPRD, Muspida dan SKPD, Suwandel Mukhtar mengatakan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD yang terhormat yang telah menyampaikan pandangan umum fraksi-fraksinya pada hari Senin tanggal 10 November 2014 lalu.

”Pemko sangat menyadari sepenuhnya bahwa pandangan umum yang disampaikan tersebut merupakan masukan, saran dan kritikan yang sangat membangun, sebagai bahan evaluasi bagi kami terhadap kinerja semua kepala SKPD di jajaran Pemerintah Daerah, guna menyelenggarakan pemerintahan kedepan dengan lebih baik bersama-sama DPRD Kota Payakumbuh,” ujar Suwandel Mukhtar.

Fraksi Partai PDIP Hanura

Ucapan terima kasih juga atas apresiasi positif terhadap pembangunan SMK IT di Lampasi dan SMA 5 Boarding School di Padang Tangah. Semoga apa yang direncanakan dapat direalisasikan dengan baik. Khusus tentang pelaksanaan Kurikulum 2013, langkah langkah untuk kesiapan guru dalam penerapan kurikulum 2013 antara lain,

Kerja sama dengan Dinas Pendidikan propinsi Sumatera Barat serta LPMP Padang mengadakan sosialisasi Kurikulum 2013. Mengirim guru – guru untuk mengikuti diklat ditingkat propinsi dan Nasional dan diringi dengan melakukan pendampingan terhadap guru–guru sasaran di setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan. Melakukan monitoring dan supervisi terhadap guru dalam Implementasi Kurikulum 2013 di sekolah oleh kepala sekolah dan pengawas pendidikan.

”Untuk saat ini telah dilaksanakan diklat terhadap tenaga pendidik dalam rangka mendukung pelaksanaan kurikulum 2013 tersebut. Pada tahun 2015 direncanakan alokasi anggaran untuk pemantapan kurikulum 2013, agar tenaga pendidik lebih menguasai dan meningkat pengetahuannya tentang kurikulum  2013,” jelas Wawako.

Mengenai kendala-kendala yang dihadapi, disampaikan sebagai; sisi sarana dan prasarana  tidak terdapat kendala yang berarti. Dari sisi distribusi bahan ajar, kendala yang dihadapi adalah keterlambatan pengiriman buku-buku dari penyedia, sementara proses pengadaannya sudah sejak bulan Mei 2014 lalu seperti yang telah dijelaskan pada rapat paripurna terdahulu.

Terhadap pelaksanaan teknis dalam upaya  penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Pada kesempatan ini dapat kami sampaikan bahwa, peningkatan kinerja di birokrasi Pemerintah Kota Payakumbuh tidak terlepas dari komitmen dan keinginan yang kuat dari kita bersama, khususnya aparatur pada setiap SKPD di lingkungan Pemerintah  Kota Payakumbuh untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal ini ditunjang dengan Standar Operating Procedure (SOP), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk mengukur kualitas layanan yang telah diberikan.

”Mengenai sejauh mana Pemerintah Kota Payakumbuh melalui SKPD Dinas Koperindag dalam upaya peningkatan pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis UMKM, dapat kami jelaskan bahwa dalam upaya pemberdayaan UMKM khususnya Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Payakumbuh telah dilakukan berbagai kegiatan pembinaan dan pengembangan IKM. Program pemberdayaan yang dilaksanakan disinergikan dengan berbagai program pendukung yang ada di tingkat provinsi maupun pusat.

Langkah-langkah yang dilakukan; peningkatan kompetensi SDM (Sumber Daya Manusia) pelaku usaha melalui berbagai pelatihan keterampilan , diantaranya pelatihan dasar bordir terhadap 20 unit IKM. Pelatihan diversifikasi makanan terhadap 40 unit IKM, pelatihan pengembangan desain tenun kepada 10 unit IKM, pelatihan manejemen keuangan terhadap 15 unit IKM, ketrampilan perbengkelan roda dua  kepada 30 unit  IKM, menyelenggaraan pelatihan kewirausahaan,  untuk wira usaha muda sesuai dengan Gerakan Nasional yaitu menumbuhkembangkan 8000 enterpreneur baru.(mnc​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*