”Taekwondo, Handrianto, Martabak Mesir, dan Tekad Sukses Membina Olahraga” (Tulisan I)

Handrianto dan Yanuar Khatib

Handrianto dan Yanuar Khatib

Advertisements

Ir. H. Yunirwan Khatib Datuak Siri Mudo (Mantan Anggota DPRD Lima Puluh Kota, Mantan Asisten I Setdakab Lima Puluh Kota, Taekwondoin Angkatan I Sumatera Barat)

#Bagian Biografi Master Handrianto, Sang Pemuda Pelopor Taekwondo Sumbar

Dirangkum  dan ditulis oleh:

==Dodi SP MM & Dr (HC) Syawaluddin Ayyub==

Di Ramadhan ke Sepuluh 1436 H, usai Tarawih malam ke-11, Ir. H. Yunirwan Chatib Datuak Siri Marajo yang asli berkampung halaman di Kubang Kabupaten Lima Puluh Kota, baru usai melaksanakan shalat Tarawih berjamaah di Masjid dekat rumahnya di Payobasuang, Kota Payakumbuh. Rumah kediamannya bersama istri dan anak-anaknya di sana.

Kami pun bertemu di depan Kantor LSM Dian di Payobasuang. Kebetulan sedang ramai. Kami pun duduk berehat di sana. Sembari bercerita. Angkatan I Taekwondo Indonesia Sumbar ini memang masih menyimpan ketegasan di balik tubuhnya yang tegap. Datuak Siri Mudo yang kini Wakil Ketua LKAAM Lima Puluh Kota, bercerita bebas, ditemani teh manis yang disediakan oleh Ketua LSM Dian Risman Mansyur.

Terbersitlah cerita dari mulut Datuak Siri Mudo mengulang-ulang kejayaan Taekwondo Indonesia dan Handrianto saat awal dulu memulai kiprah di Sumatera Barat. Diakui Yanuar Khatib bahwa memang orang pertama, yang pertama datang ke Sumbar membawa Taekwondo adalah Handrianto. Sabeum Nim, guru besar Handrianto terkekal jejaknya sebab pertama membawa bekal Sabuk Hitamnya ke Sumbar.(bagian I)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*