Tafrizal Taff PNS Pemko Padang, 11 Tahun Jadi Juri, Dragon Boat Internasional

 

Tafrizal Taff

Tafrizal Taff

Padang, PADANGTODAY.COM -Dua belas kali perlombaan Dragon Boat Internasional di Kota Padang, sebanyak sebelas kalinya menjadi Juri foto vidio camera di garis finish,  suka dan dukanya sudah banyak di rasakan, apalagi hasil perlombaan di lihat dengan mata telanjang hasilnya sama. Itulah pengalaman yang didapat Tafrizal Taff, PNS yang bekerja dibagi humas Pemko Padang.

Katanya, bekerja sebagi juri di iven besar punya tantangan tersendiri, malahan harus punya keberanian, soalnya setiap akhir perlombaan, para atlet atau offesial salah satu tim menuntut untuk putar ulang hasil rekaman di garis finish, ada dengan nada kasar dan setengah mengancam dan sebagainya, semua dapat di atasi degan putar ulang rekaman dari perlombaan, tentu di hadapi dengan sikap sabar dan tenang serta memberikan pemahaman kepada offesial dan atlet.

Biasanya setelah lihat hasil dari rekaman vidio yang di redkan kembali, hasil foto vidio camera di garis finish, para atlet dan offesial baru tenang dan pergi dengan senang hati karena yang kalah tidak merasa dirugikan dalam perlombaan yang sungguh-sungguh, sesuai dengan kemampuan atlet dan tidak bisa di akali, sehingga membuat para kontingen dari daerah baik dalam negeri maupun dari luar negeri merasa puas karena sudah di laksanakan secara profesional untuk mengatasi kecurangan dan sebagainya.

Sebelas tahun menjadi wasit di garis finish dengan menggunakan camera vidio untuk merekam hasil akhir lomba Dragon Boat di Kota Padang, tidak satupun  di temui waktu yang sama para atlet masuk di garis finish, rekaman ini sangat memanfaat guna untuk mengatasi tudingan-tudingan, kecurangan dan ketidak adilan di garis finish dapat di pertanggung jawabkan. Bila terjadi protes-protes dari tim tidak menerimak kekalahan.

Di samping itu, lebih berat lagi dirasakan, tugas foto vidio camera di garis finish tidak boleh tugas di gantikan, walaupun sebentar ke anggota lainnya karena pekerjaan ini menuntut skill, kemampuan, kecermatan dan juga suatu kepercayaan penuh di berikan oleh ketua panitia di garis finish, di sini terpaksa harus pintar-pintar memanfaatkan waktu sedemikian rupa untuk shalat dan buang air kecil.

“Disinilah aku mulai terasa tak enak dan kurang nyaman bila mau buang air kecil, terpaksa di tahan, nggak bisa tinggalkan tugas atau di gantikan ke orang lain. apalagi yang akan berlomba tim dari Antar Bangsa-bangsa, terpaksa buang air kecil di tahan sampai semua atlat masuk garis finish, akan timbul rasa bahagia sesaat, di manfaatkan untuk  buang air kecil,” terangnya.

Bila acara lancar dan sukses dari awal sampai penutupan. Suatu kebanggaan tak ternilai di rasakan,  kebahagian yang sangat luar biasa di nikmati karena tugas  jalankan sebagai Juri foto vidio di garis finish berjalan sesuai harapan semua pihak, inilah sebuah hasil dari kinerja yang  sungguh-sungguh dan ikhlas, hanya satu niat, sukseskan Perlombaan Dragon Boat Bertaraf Internasional di Kota Padang.

“Kami juri di garis finish selalu lakukan, komunikasi, koordinasi dan informasi yang baik, sehingga terjalin kerja sama yang solit, para tim juri di garis finish. Sampai akhirnya dapat melahirkan sang juara- sang juara Drogan Boat Internasional di Banjir Kanal GOR H. Agus Salim Kota Padang. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*