Tag Archives: Tanda

Panitia Ad Hoc Pilkada (PPK dan PPS) Sijunjung Tanda Tangan Pakta Integritas di Spanduk

Panitia Ad Hoc Pilkada (PPK dan PPS) Sijunjung Tanda Tangan Pakta Integritas di Spanduk

Sijunjung, PADANG-TODAY.com–Penyelenggara ad hoc Pilkada Kabupaten Sijunjung menandatangani pakta integritas pada sebuah spanduk berukuran 2 x 3 meter, Senin (18/5) di Gedung Pancasila Mauro. Sebanyak 40 penyelenggara dari Panitia Pemilihan Kecamatan dan 160 Panitia Pemunggutan Suara membubuhkan tanda tangan sebagai janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, tanggung jawab, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan ...

Read More »

Pantai Padang Tanpa Tanda Ceper Dikagumi Peserta Muskomwil I Apeksi

PADANG, PADANGTODAY.com-Para Walikota peserta Musyawarah Komisariat Wilayah I (Muskomwil I) Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi) terkesan dengan perubahan – perubahan yang dilakukan Pemerintah Kota Padang. Umumnya mereka menyampaikan apresiasi terhadap Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, terutama cara pendekatan terhadap masyarakat dalam upaya mempercantik kota. Walikota Sibolga, Provinsi Sumatera Utara, Syarfi Hutahuruk dalam suatu kesempatan mengatakan, apa yang dilakukan Pemko ...

Read More »

Farhat Abbas Punya Cara Menangkis Olok-olok Tanda Pagar #RIPFarhatAbbas di Media Sosial Twitter

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Pengacara penuh kontrovesi Farhat Abbas punya cara untuk menangkis olok-olok tanda pagar #RIPFarhatAbbas di media sosial Twitter akibat komentar-komentarnya sendiri yang dianggap netizen telah menyerang mendiang pembawa acara dan artis komedi Olga Syahputra. Ketika dirinya “diserang”, Farhat justru mengunggah foto selfie bareng Olga ketika almarhum menjalani perawatan di Rumah Sakit Pondok Indah pada 2014. Lalu, apa maksud mantan suami ...

Read More »

Presiden Brasil Dilma Rousseff Tanda Tangani UU Tentang Hukuman Berat Bagi Pelaku Pembunuhan Kaum Hawa

Brazil, PADANGTODAY.COM-Presiden Brasil Dilma Rousseff, Senin (9/3/2015), telah menandatangani undang-undang baru yang menetapkan hukuman lebih berat untuk pelaku pembunuhan kaum hawa. Undang-undang tersebut mengatur pelaku pembunuhan terhadap perempuan yang bertalian dengan kekerasan rumah tangga, pelecehan, dan diskriminasi dapat dihukum penjara antara 12 tahun hingga 30 tahun. Khusus pelaku kekerasan rumah tangga, terpidana dilarang berdekatan dengan pasangan atau bocah perempuan yang ...

Read More »