Tahap Pilpres Usai, Panwaslu Limapuluh Kota Berakhir

RAKOR-Panwaslu Limapuluh Kota menggelar rapat koordinasi (Rakor) di pimpin Ketua Panwaslu Limapuluh Kota Jomi Suhemdri.

RAKOR-Panwaslu Limapuluh Kota menggelar rapat koordinasi (Rakor) di pimpin Ketua Panwaslu Limapuluh Kota Jomi Suhemdri.

LIMAPULUH KOTA, PADANGTODAY.COM -Pasca putusan Mahkamah Konstitusi, atas gugatan Tim Pemohon Capres Prabowo-Hatta, maka berakhir pulalah segera masa pengawasan Pemilu.

”Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pengawas pemilu, baik di tingkat kecamatan hingga Nagari (PPL). Secara kinerja, tugas pengawasan lebih banyak ke bentuk preventif, sehingga tidak terlihat dan dipuja-puji oleh masyarakat. Sebab itu, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya,” ujar Kordiv Pengawasan Bawaslu Sumbar Surya Efritmen SPt MH, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Erdison Bahar SE MM, Ketua Panwaslu Limapuluh Kota Jomi Suhendri SH MH, Kordiv Pengawasan Panwaslu Limapuluh Kota Benny Afrianto SE, dan KaSek Panwaslu Limapuluh Kota, Melly.

Para peserta Rapat Koordinasi Evaluasi terlihat serius mendengarkan paparan para pemateri yang para petinggi Bawaslu Sumbar itu. Surya Efritmen menjelaskan bahwa kinerja Panwascam dalam rangkaian Pemilihan Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden segera berakhir Agustus ini.

Sebab itu, berdasar pengalaman dan kinerja, khususnya di Limapuluh Kota yang sangat baik dan sesuai standar pengawasan Pemilu, maka diharapkan para pengawas ini dapat kembali bergabung. Tentu saja, melewati tes kembali untuk pengawasan Pemilu Kepala Daerah yang segera datang.
Sementara, persoalan internal kesekretariatan di tingkat kecamatan, di Pilkada 2015 mendatang akan digunakan sistem rekrutmen Sekretariat yang diatur oleh Bawaslu Pusat. Maka, diharapkan tidak terjadi persoalan-persoalan yang mestinya bisa dihindari.

”Tugas Sekretariat sebenarnya dalam aturan perundang-undangan adalah membantu kelancaran tugas pengawas Pemilu. Bukan malah memperlambat kinerjanya. Maka dari itu, pemilihan Sekretariat di masa Pilkada 2015 sedang disusun sistemnya oleh Bawaslu RI,” ujar Erdison Bahar.

Sebanyak 39 orang Panitia Pengawas Pemilu dari 13 Kecamatan di Limapuluh Kota akan berakhir masa tugasnya di Agustus 2014. Sementara, Panwaslu Limapuluh Kota yang bersifat ad hoc pun akan berakhir Desember 2014. (malin)