Tahun 2016, 5 Puskesmas Payakumbuh Terakreditasi

Tim Surveior Dinkes RI bersama Asisten II Amriul dan Kadinkes Elzadaswarmanm saat diskusi akreditasi di Puskesmas Tarok, Rabu (21/9).

Tim Surveior Dinkes RI bersama Asisten II Amriul dan Kadinkes Elzadaswarmanm saat diskusi akreditasi di Puskesmas Tarok, Rabu (21/9).

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Menyusul Puskesmas Padang Karambia di Kecamatan Payakumbuh Selatan yang lebih dulu terakreditasi tahun 2015 lalu, Dinas Kesehatan Payakumbuh tahun ini mengajukan Puskesmas Tarok Payakumbuh Utara untuk mendapatkan sertifikasi yang sama.

Sejak Senin lalu, selama tiga hari, hingga Rabu (21/9), tim  akreditasi nasional berada di Payakumbuh untuk melakukan penilaian. Sebelumnya, tim sudah memberikan penjelasan kepada jajaran Dinas Kesehatan Payakumbuh dan Puskesmas Tarok, seputar hal-hal yang akan menjadi perhatian tim akreditasi pusat.

Dalam penilaian itu, Kementerian Kesehatan RI menurunkan tiga surveiornya ke Payakumbuh. Mereka adalah Gayo Melkior Gultom, SH, Susillawarny, S.ST dan dr. Lisa Maryani,M.KM. Untuk mendapatkan sertifikasi akreditasi itu, tim tak akan bisa diintervensi. Penilaiannya sangat objektif sekali, sesuai dengan ketentuan berlaku.

“Apakah Puskesmas Tarok akan lolos mendapatkan sertifikat akreditasi, semuanya ditentukan dengan tingkat pelayanan yang dimiliki Puskesmas, serta fasilitas kesehatan yang ada. Tak ada rekayasa-rekayasa dalalm hal ini,” sebut Kadiskes Payakumbuh Elzadaswarman, SKM, MPPM di Payakumbuh, Rabu (21/9).

Menurut Elzadaswarman, pihaknya dalam tahun berjalan ini, mengusulkan 5 Puskesmas dari 7 Puskesmas yang belum terakreditasi. Sesuai jadwal Dinkes RI, hingga Desember nanti, pihaknya akan menurunkan tim suveior ke Payakumbuh secara bergantian. Target Nasional, 2019 mendatang, seluruh Puskesmas di Indonesia sudah terakreditasi.

Dua puskesmas yang dirancang mendapatkan akreditasi di tahun 2018 adalah Puskesmas Ibuah di Payakumbuh Barat dan Puskesmas Lampasi di Kecamatan Latina. Kedua Puskesmas tersebut saat ini tengah menjalani rehabilitasi berat. (rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*