Tegakkan Wibawa, Sat Pol PP Diminta “Sterilkan” Dua Kawasan Wisata

Bersama Ketua PC Anshor Kota Payakumbuh Bakhtaruddin, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan.

Bersama Ketua PC Anshor Kota Payakumbuh Bakhtaruddin, Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Momen HUT Sat Pol PP ke-66 dan Sat Linmas ke-45 tahun ini diminta menjadi bahan evaluasi kinerja. Sesuai amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, Sat Pol PP diminta terus membenahi diri, terutama dalam hal peningkatan disiplin, etos kerja, serta pelayanan kepada masyarakat. Dua kawasan wisata diminta untuk “distrerilkan”.

Hal ini menjadi arahan Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, kepada ratusan anggota Sat Pol PP, di aula Kantor Bupati, Sarilamak, Rabu (27/4) pagi. Wabup sengaja mengumpulkan seluruh personil trantib, untuk menyampaikan amanat Mendagri, agar mengangkat citra dan wibawa aparat penegak Perda di masyarakat.

Selain diminta menegakkan wibawa, Satuan Pamong Praja dituntut terus melakukan upaya pembersihan dan keamanan, terutama di dua tempat wisata Limapuluh Kota, yakni kawasan Lembah Harau dan Kelok Sembilan. “Perintah Pak Gubernur Irwan Prayitno kemarin, yang harus kita tindak lanjuti salah satunya ‘membersihkan’ kawasan Kelok Sembilan,” tegas Ferizal.

Menurutnya, dua kawasan itu, menjadi ikon daerah Limapuluh Kota sehingga sangat perlu dijaga. Baik keamanan dan ketertiban dari pedagang yang berjualan di sepanjang Kelok Sembilan. Terkait persoalan teknis, Wabup meminta Sat Pol PP mulai membuat inovasi terkendali. Apakah melalui pendekatan persuasif atau pun tindakan tegas, itu saya serahkan kepada korp aparat penegak perda.

Dalam upacara HUT Sat Pol PP yang digelar di Kota Payakumbuh, Selasa (26/4), Mendagri Tjahjo Kumolo sempat menyampaikan 7 amanat, yang dibacakan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Tujuh arahan Mendagri itu, diminta harus menjadi evaluasi sekaligus peluang bagi Sat Pol PP. Terutama dalam rangka peningkatan kinerja dan wibawa.

Dalam rapat gabungan bersama perwakilan Satlinmas dari masing-masing kecamatan itu, kepada seluruh pamong, wabup memaparkan kembali tujuh poin arahan dari Mendagri, yang ditambah dua poin amanat dari Gubernur Sumbar. “Sat Pol PP dalam bekerja diminta lebih mengedepankan sentuhan kemanusiaan yang humanis dalam melayani masyarakat,” sebut Ferizal.

Selain itu, penegak perda juga dituntut menjadi pribadi yang tulus dalam memberikan pelayanan, selalu bertindak disiplin dan tegas. Jajaran Sat Pol PP harus mendisiplinkan diri, sebelum memberikan pelayanan. “Sehingga akan menumbuhkan kewibawaan dan penghormatan dari masyarakat,” sebut Ferizal.(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*