Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Tanah Datar Lirik Para Pelajar

Fhoto : Dengan mengangkat tema Police Go To School, Jajaran Satlantas Polres Tanah Datar lirik para pelajar guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.(ddy)

Advertisements

TANAH DATAR, www.padang-today.com,- Tidak dipungkiri, jika angka kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) masih didominasi oleh pelajar. Menurut data pada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI dan data dari Korps Lalu-Lintas POLRI tahun 2016 lalu, jika lakalantas terutama yang melibatkan pengendara sepeda motor di Indonesia cukup tinggi.

Bahkan jika dalam satu hari ada 1 juta insiden maka 2,76 persen terjadi di Indonesia dengan korban rata-rata berada di usia produktif antara 15 sampai 22 tahun.

Ini semakin diperkuat dengan data dari Badan Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization). Ada 1,24 juta kematian di jalanan tiap tahunnya, setara dengan 3.400 kematian tiap harinya. Kematian paling besar berasal dari kelompok masyarakat muda dengan rentang usia 15 tahun hingga 29 tahun.

Hal ini juga mendapatkan perhatian khusus dari jajaran Lalu Lintas Polres Tanah Datar, dengan mengambil moment Giat Operasi Sadar Keselamatan Singgalang 2018, Kasat Lantas AKP. YuLandi Rusadi dan anggotanya melirik para pelajar di Tanah Datar guna menekan angka Lakalantas di wilayah itu.

Kali ini, MTS dan SMU Muhammadyah Batusangkar, Selasa (06/02/18) menjadi sekolah yang dilirik Yulandi Rusadi untuk diberikan edukasi atau pendidikan bagaimana berkendara dengan aman, yang tentunya sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Operasi Sadar Keselamatan tahun ini menyisakan 20 hari lagi, kami dari jajaran satlantas selain menindak pengendara yang melakukan pelanggaran, kami juga melakukan sosialisasi kepada generasi muda, khususnya pelajar untuk menjadi anak muda pelopor keselamatan lalu lintas,” ungkap AKP. Yulandi Rusadi.

Katanya, sesuai dengan arahan Kapolres AKBP. Bayuaji Yudha Prajas, Satuan Lalu Lintas melirik target pelajar sekolah tingkat SLTP dan SLTA. Sebutnya, dengan mendatangi langsung ruang kelas pelajar, ia dan anggota melakukan himbauan tertib lalu lintas.

“Para pelajar ini kita berikan wejangan dan pengetahuan tentang bahaya melanggar aturan lalu lintas. Karena, terjadinya kecelakaan selalu diawali dengan pelanggaran lalu lintas. Potensi terjadinya laka lantas, masih sering terjadi pada para pelajar, untuk itu mereka harus diberikan edukasi,” sebut Yulandi.

Kepada para pelajar di Yayasan Muhammadyah itu, ia menjelaskan dengan rinci tentang bahaya berada dijalan raya, antara lain, melawan arah lalu lintas khususnya kendaraan roda dua, menggunakan HP waktu berkendara, tidak mengindahkan rambu-rambu terutama traffik light dan berkendara belum cukup umur.

“Kami tidak akan segan untuk menindak pelajar yang tudak mengindahkan aturan yang ada dan enggan mengunakan helm kala berboncengan, ini kan untuk keselamatan juga, tidak ada alasan untuk tidak memakai helm,” tutur AKP. Yulandi.

Selain membahayakan jiwa sendiri, Kasat Lantas menjelaskan bahwa potensi membahayakan jiwa pengendara lainpun cukup tinggi, karena kesalahan penguna jalan yang tak mengindahkan aturan lalu lintas.

Kepada awak media AKP. Yulandi mengatakan dalam Operasi Keselamatan kali ini, satuannya menekankan pada kegiatan preemtif dan preventif selain upaya represif kepada pengendara “nakal”.

“Upaya yang akan kita lakukan berupa sosialisasi-sosialisasi secara langsung sperti saat ini, yaitu Police Go To School. Ataupun tidak langsung seperti sosialisasi menggunakan spanduk, baliho, media elektronik, dan cetak maupun media internet, ” tuturnya.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*