TELKOMSEL KERAHKAN 43 MOBILE BACKUP GENSET PASOK LISTRIK

Posko siaga Telkomsel di lokasi gempa. elkomsel, menyediakan layanan telepon gratis,Internatan serta fasilitas charging HP gratis di lapangan kota Meureudu dan di Kec. Ulee Glee bagi korban gempa Aceh

Posko siaga Telkomsel. Telkomsel menyediakan layanan telepon gratis,Internatan serta fasilitas charging HP gratis di lapangan kota Meureudu dan di Kec. Ulee Glee bagi korban gempa Aceh

Advertisements

Padang,PADANG-TODAY.COM – Telkomsel mengerahkan sebanyak 43 unit mobile backup genset di Pidie Jaya, Aceh guna memaksimalkan pasokan listrik agar pelanggan dapat berkomunikasi meskipun terjadi gempa.

Untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik, saat ini Telkomsel mengerahkan sebanyak 43 unit mobile genset sebagai backup. Hal ini diharapkan dapat membantu memaksimalkan layanan kepada pelanggan,”kata  Adita Irawati, Vice President Corporate Communications Telkomsel dalam rilis yang diterima PADANG-TODAY.COM.

Terkait dengan gempa bumi yang terjadi di Pidie Jaya, Nanggroe Aceh Darussalam, Telkomsel menyampaikan duka yang mendalam kepada para keluarga korban dan seluruh pihak yang terkena dampaknya.

Saat ini secara umum kondisi jaringan Telkomsel masih dapat melayani pelanggan, tambah Adita sekalipun beberapa BTS tidak dapat beroperasi secara maksimal akibat pasokan listrik yang terbatas.

Ia mengatakan, Tim Telkomsel, katanya, saat ini terus melakukan pemantauan dan penanganan gangguan terhadap site-site yang terkena dampak gempa bumi.

“Telkomsel, menyediakan layanan telepon gratis dan fasilitas charging HP gratis di lapangan kota Meureudu dan di Kec. Ulee Glee bagi korban gempa Aceh,”katanya.

Ia menjelaskan saat ini Telkomsel juga terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk menginventarisir kebutuhan masyarakat yang terkena dampak bencana gempa bumi ini.

“Telkomsel tetap memberikan pelayanan kepada pelanggan agar komunikasi masyarakat Aceh tetap berjalan,”ungkapnya.

Gempa bumi berkekuatan 6,4 SR mengguncang Aceh sekitar Pukul 05.03 WIB, Rabu (7/12).Berdasarkan informasi yang didapat dari situs BMKG. Pusat gempa berada pada 5.19 LU dan 96.36 BT, atau tepatnya terletak pada kedalaman 10 Km Timur Laut, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

Hingga Rabu (7/12) pukul 11.00 Wib, berdasarkan data BNPB, Tim SAR telah menemukan 25 korban tewas dan 26 orang luka berat. Korban dirujuk ke RSUD Pidie Jaya dan puskesmas.

Data kerusakan bangunan bertambah. Data sementara yang berhasil dihimpun di Kabupaten Pidie Jaya terdapat 72 unit ruko roboh, beberapa tiang listrik roboh, beberapa ruas jalan rusak, 15 unit rumah rusak berat, 5 unit masjid roboh, 1 unit gedung STAI AL-Azziziyah roboh, dan 1 unit bangunan took roboh. Sedangkan di Kabupaten Bireuen terdapat  2 unit rumah roboh dan 1 unit masjid roboh.(*Der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*