Terima Amanat 506 Mahasiswa KKN-PPM, Bupati Irfendi: Impian Itu Harus Kita Tanamkan

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi dalam agenda Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Andalas (Unand) Padang tahun 2016 di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Rabu(15/6).

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi dalam agenda Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Andalas (Unand) Padang tahun 2016 di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Rabu(15/6).

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota sangat mendukung pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di daerah tersebut. Hal itu disampaikan oleh Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dalam agenda Penerimaan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Andalas (Unand) Padang tahun 2016 di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Rabu(15/6).

Bupati berpesan agar seluruh elemen betul-betul mengawal pelaksanaan KKN, sebab menurutnya, hal tersebut penting untuk keberhasilan dan kesuksesan mahasiswa di lapangan.

“Momen yang sangat tepat karena mahasiswa diharapkan turut-serta dalam percepatan pembangunan dan peningkatan derajat kehidupan masyarakat”, kata Bupati Irfendi Arbi.

Bupati Irfendi juga menyampaikan agar mahasiswa yang mengikuti program KKN bersungguh-sungguh menjalankan salah satu amanat tri dharma perguruan tinggi tersebut.

“Impian itu harus kita tanamkan dalam batin kita, setelah tamat kita mau kemana dan berkerja sesuai dan konsisten dengan ilmu yang telah diperoleh sehingga menjadi orang yang berhasil dan sukses,” pesan Irfendi Arbi.

Bupati Irfendi juga menambahkan, setiap mahasiswa jangan sampai melupakan orang tua, terutama dalam pengorbanan yang sangat besar. Orang sukses, sambung Irfendi, adalah yang menghargai orang tua dan selalu meminta keridoan untuk selalu berada di jalan yang benar.

“Kalau ada masalah di lapangan harus di laporkan ke dosen pembimbing dan dikoordinasikan dengan wali nagari, camat,” kata Irfendi Arbi menerangkan.

Kerjasama, menurut Irfendi, penting dalam mencapai keberhasilan, baik dengan pemerintahan nagari yang berupaya secara maksimal, serta dituntutnya jiwa yang dinamis sebagai inovator sekaligus motivator dalam pelaksanaan pembangunan masyarakat.

Program KKN Unand kali ini diikuti 506 orang mahasiswa yang terdiri dari 175 orang mahasiswa laki-laki dan 331 orang mahasiswa perempuan, melibatkan 15 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) di setiap kenagarian.

Lokasi pelaksanaan KKN-PPM ini sendiri, dijelaskan dalam agenda tersebut dilaksanakan di 15 Kenagarian yakni Kurai, Guguak VIII Koto, Sarilamak, Gurun, Pilubang, Simpang Kapuak, Talang Maur, Situjuah Gadang, Halaban, Tanjuang Gadang, Mungo, Sungai Kamuyang, Simalanggang, Koto Baru, serta Baruah Gunuang. Artinya, ada 9 kecamatan yang menjadi persebaran peserta KKN-PPM Unand tersebut, yakni Suliki, Gugguak, Harau, Mungka, Situjuah Limo Nagari, Lareh Sago Halaban, Luak, Payakumbuh dan Bukik Barisan.

Pelaksaan KKN-PPM Unand ini dijadwalkan pada tanggal 15 Juni hingga 25 Juli 2016 mendatang. Mahasiswa berasal dari berbagai disiplin ilmu dan fakultas, di antaranya Fakultas Pertanian, Kedokteran, Hukum, MIPA, Ekonomi, Peternakan, Ilmu Budidaya, Ilmu Sosial dan Politik, Teknik, Farmasi, Teknologi Pertanian, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Teknologi Informasi, serta Kedokteran Gigi.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*