Tidak Jalankan Aturan, Pegawai PDAM Batusangkar Bodohi Pelanggan

Rumah Kecurangan Pegawai Dinas PDAM Batusangkar.

Rumah Kecurangan Pegawai Dinas PDAM Batusangkar.

Tanah Datar, PADANGTODAY.com-Salah seorang pelanggan PDAM Batusangkar Nurleli (70) beralamat di jorong luday nagari pagaruyuang kecamatan tanjung emas tanah datar, di mintai biaya sebesar Rp. 500.000,- untuk perbaikan dan upah pengantian pipa PDAM yang mengalami kebocoran, pipa yang bocor tersebut berada di luar/sebelum menuju meteran rekening milik pelanggan (atas nama jalil zen kode rekening meteran 0101000035), oleh salah seorang pegawai PDAM batusangkar (inisial AR). Yang nyata-nyata secara aturan pelanggan yang berlaku umum, seluruh biaya perbaikan dan pemeliharaan pipa PDAM yang berada sebelum dan atau menuju meteran PDAM pelanggan adalah tanggungan dinas PDAM.

Permintaan biaya Rp 500.000,- oleh AR dilakukan pada hari rabu, 15/10 sekitar pukul 11.00 WIB, kepada nurleli penghuni rumah. Pegawai PDAM Batusangkar ini datang ketempat nurleli untuk memperbaiki pipa yang bocor berdasarkan laporan tentang kebocoran pipa oleh pelanggan ke unit pelayanan PDAM tanah datar, perbaikan sementara telah dilakukan dengan membalut pipa yang bocor dengan karet ban, setelah selesai melakukan perbaikan sementara, lalu pegawai PDAM ini mendatangi nurleli dan menyatakan bahwa balutan karet ini tidak akan bertahan lama, paling hanya bertahan sekitar 15 hari atau 1 bulan lamanya, ia menganjurkan agar pipa yang bocor ini di ganti dengan pipa baru, penggantian pipa ini akan membutuhkan sekitar 2 batang pipa.

Kemudian AR mengatakan kepada nurleli agar menyiapkan uang Rp 500.000,- untuk penggantian pipa dan biaya upah perbaikan seluruhnya dan mungkin besok pada hari kamis dia/AR akan datang lagi untuk menganti pipa yang bocor tersebut.

Mendengar pernyataan pegawai PDAM tersebut nurleli bingung, karena kemana ia akan mencari uang sebesar itu, kalau jika ternyata besok harinya pegawai PDAM ini datang lagi untuk menganti pipa diluar rumahnya yang bocor itu.
kebingungan nurleli untuk mendapatkan uang sebesar Rp 500.000,- sampai ke telinga tetangga-tetangganya, nurleli janda yang hidup seorang diri yang tinggal menumpang di rumah saudaranya ini terus berusaha mencarikan uang sebesar yang di mintai oleh pegawai PDAM ini.

Kamis (16/10) lalu untuk menyikapi kebingungan nenek yang telah janda ini padangtoday.com mendatangi kantor pusat PDAM Batusangkar di daerah lima kaum batusangkar, mengenai perihal permintaan uang sebesar 500.000,- , namun direktur PDAM sedang tidak berada di kantornya.

Sampai akhirnya senin (20/10) sekira pukul 10.30 bisa bertemu dengan direktur PDAM Batusangkar Adrian A Bakar, ST, setelah menunggu selama 2 jam, Adrian secara jelas mengatakan bahwa menurut aturan pelanggan yang telah di atur oleh PDAM, bahwa setiap pipa PDAM yang mengalami kerusakan ataupun bocor yang menuju dan atau berada di luar meteran rekening pelanggan, semua biaya perbaikan dan pemeliharaan adalah tanggung jawab Dinas PDAM, tidak di bebankan kepada pelanggan.

Jika ada permintaan berupa uang dari oknum pegawai PDAM mengenai masalah ini segera dilaporkan ke kantor pusat. Mengenai pegawai PDAM yang “Nakal” yang secara terbukti telah merugikan pelanggan atau nama baik PDAM sesuai prosedur akan diperiksa dan di berikan saksi sesuai standar penangganan.

Di hubungi Padangtoday.com secara terpisah Irawan kepala unit pelayanan Batusangkar membenarkan tentang adanya salah seorang anggotanya inisial AR yang meminta biaya kepada pelanggan di daerah luday nagari pagaruyuang kec tanjung emas yang seharusnya biaya ini merupakan tanggung jawab dari PDAM, namun ia telah menasehati anggotanya ini terhadap perbuatan yang telah telah menyalahi aturan kedinasan PDAM.ujar irawan.

masyarakat dapat melihat suatu contoh perbuatan yang dilakukan salah seorang pegawai PDAM yang berusaha membodohi masyarakat seperti halnya yang dialami ibu nurleli, entah berapa kali
kejadian seperti ini dilakukannya? kita tidak tahu.

Harapan kita janganlah masyarakat yang tidak mengerti menjadi korban dari pemenuhan ego pribadi oknum2 yang tidak bertanggung jawab, bukannya memberikan pelayanan yang positif kepada masyarakat malah mencoba mengibuli masyarakat, jika hal ini tidak segera dikonfirmasi oleh padangtoday.com, sehingga uang sebesar Rp. 500.000,- batal diberikan kepada oknum pegawai PDAM ini, pertanyaan kita untuk siapa uang sebesar Rp 500.000,- ini?, padahal jelas secara aturan biaya pemeliharaan pipa ibu nurleli seperti kejadian di atas adalah tanggung jawab PDAM Batusangkar.(romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*