TIGA DITANGKAP, SEMBILAN DPO POLISI KASUS PERUSAKAN

Padang-today.com – Tiga orang diduga pelaku perusakan dan pembakaran mobil milik PT Hytai dengan nopol BA 888 FR pada 20 November 2017 lalu di Tabe Lanyek, Jorong Gurah, Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok, sedangkan sembilan orang dinyatakan masuk dalam pencarian orang (DPO).

Advertisements

Tiga orang ditangkap yakni inisial “H” alias kacak, “AD”, serta “Y”. Mereka ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda,”kata Direskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Erdi Adrimurlan Caniago.

Ia menjelaskan, awalnya pihak kepolisian menangkap tersangka inisial “H” (25) setelah satu minggu aksi pembakaran dan perusakan.

Tersangka ditahan sejak 29 Desember 2017, kemudian penyidik Ditreskrimum melakukan pengembangan perkara, kembali petugas menangkap pelaku inisial “AD” pada 19 Januari 2018, dimana diduga berperan menghasut masyarakat sehingga terjadi aksi pembakaran dan perusakan mobil.

“Kemudian menangkap “Y” (51) pada 25 Januari 2018 dimana sebelumnya dnyatakan DPO oleh pihak kepolisian diduga terlibat aksi pembakaran dan perusakan mobil,”ungkapnya.

Petugas selain menangkap tiga orang pelaku, juga mengamankan barang bukti diantaranya berupa satu unit mobil PT Hytai dengan nopol BA 888 FR kondisi sudah hangus terbakar, 8 buah batu seukuran kepal tangan orang dewasa, pecahan kaca film mobil yang dibungkus dengan kantong plastik berwarna hitam dan satu buah korek api.

“Saat ini penyidik memeriksa 15 orang saksi terkait kasus tersebut,”jelas Erdi Adrimurlan.
Ia menyatakan, penyidik sudah menetatapkan 9 orang masuk dalam pencarian orang (DPO) terkait kasus pembakaran dan perusakan mobil milik PT Hytahai.

“Penetatapan 9 orang DPO tersebut dilakukan polisi sudah satu bulan, diduga mereka terlibat aksi pembakaran dan perusakan mobil,”ungkapnya.

Pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap sembilan orang pelaku lainnya yang identitasnya sudah diketahui. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan penyidik Ditreskrimum Polda, sembilan orang DPO tetap dilakukan pengejaran.

“Tiga orang tersangka ditangkap diancam dengan pasal 187, jo pasal 170,jo pasal 406, jo Pasal 55 dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun,”tegas Erdi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*