Tiga Parpol di Padang Berkas Dinyatakan Tidak Lengkap

Berkas partai Hanura dinyatakan lengkap

Advertisements

Padang, PADANG-TODAY.com-Tiga partai politik di Padang berkas dinyatakan tidak lengkap sebagai partai calon peserta Pemilu 2019.

Dari 21 parpol yang mendapat kesempatan menambah berkas pendaftaran, tiga parpol di antaranya dinyatakan tidak lengkap menyerahkan dokumen persyaratan parpol ke KPU.

“Ketiga parpol yang dinyatakan tidak lengkap berkasnya antara lain Partai Idaman, Partai Rakyat dan Partai Parsindo,”kata Divisi Hukum KPU Padang, Riki Eka Putra di Padang.

Ia menjelaskan, parpol berkas lengkap diterima KPU Padang sebanyak 18 parpol.

Dari 18 partai yang telah menyerahkan dokumen persyaratan ke KPU Kota Padang, ada 6 partai baru, yaitu Perindo, PSI, GARUDA, Republik, PIKA dan Partai Berkarya.

Sementara 18 partai masih dilakukan pemeriksaan lanjutan.

“Setelah pemeriksaan dokumen ke-18 partai dinyatakan selesai, maka akan diberi kesimpulan apakah kesemuanya dapat melanjutkan ke tahap penelitian administrasi. KPU akan memberikan kesimpulan akhirnya. Tapi sampai hari ini memang belum ada kesimpulan akhir,”jelaa Riki.

Sebelumnya penyerahan dan pendaftaran telah ditutup pada tanggal 17 Oktober 2017 pukul 00.00 WIB serta ditambah lagi waktu 1×24 jam untuk perbaikan dan melengkapi kekurangan. “KPU melakukan penambahan waktu sesuai dengan Surat Edaran (SE) KPU RI No. 585/PL. 01.1-SD/03/KPU/X/2017 tertanggal 16 Oktober. Yang isinya memberi waktu pada parpol untuk segera melengkapi berkasnya dan kemudian diserahkan ke KPU Kabupaten kota masing-masing hingga Selasa (17/10) pukul 00.00,”imbuhnya.

Ia menyatakan,berkas parpol dinyatakan lengkap KPU selanjutnya melakukan pemeriksaan administrasi yang akan dilakukan pada 17 Oktober-15 November 2017.

“Adapun perbaikan syarat administrasi dilakukan pada 18 November-1 Desember 2017 dan dilanjutkan pengumuman partai yang lolos syarat administrasi pada 12-15 Desember (tingkat kab/kota) dan 12-14 Desember (tingkat pusat),”katanya.

Ia menjelaskan,KPU selanjutnya melakukan verifikasi faktual selama 21 hari mulai dari 15 Desember 2017 sampai 4 Januari 2018.

“Dalam verifikasi faktual nanti akan dilakukan sampling terhadap daftar anggota partai politik yang sudah diserahkan ke KPU Kota Padang. Kemudian akan diturunkan tim verifikator lapangan untuk melakukan sensus terhadap seluruh sample tersebut,”ungkapnya.

Adapun penetapan partai politik peserta pemilu dilaksanakan pada 17 Februari 2018 dilanjutkan dengan penetapan nomor urut partai politik pada 18 Februari 2018.

“Jika nanti ada temuan lapangan yang tidak sesuai dengan salinan dokumen yang telah diserahkan partai politik ke KPU Kota Padang, maka pihaknya akan memanggil partai terkait untuk memperbaiki salinan dokumennya,”tambah Riki.

Selain itu, lanjutnya sebagai pihak penyelenggara Pemilu, Riki mengharapkan Pilkada serentak 2018 serta Pemilu serentak 2019 mendatang, dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam seluruh tahapan.

Riki juga meminta seluruh pemangku kepentingan Pilkada dan Pemilu harus mampu memberikan edukasi politik kepada masyarakat secara baik dan benar, termasuk pemerintah sendiri yang sangat memiliki andil penting dalam kelancaran pelaksanaan tahapan.(der)

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*