Tim ZI-WBK/WBBM Dikukuhkan, Gusman Piliang: Kemenag Limapuluh Kota Memiliki Komitmen Kuat Lawan Gratifikasi

Pengukuhan Tim Kerja Pelaksana ZI-WBK/WBBM Kemenag Limapuluh Kota (17/6).

Pengukuhan Tim Kerja Pelaksana ZI-WBK/WBBM Kemenag Limapuluh Kota (17/6).

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Upaya reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi harus dilakukan secara intensif, sistematis dan terprogram yang diwujudkan dalam perbuatan, serta tindakan yang nyata. Upaya tersebut juga harus dilakukan secara terpadu oleh segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk suksesnya pelaksanaan pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (ZI-WBK/WBBM) dalam kerangka reformasi birokrasi secara umum.

Hal tersebut disampaiakan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Limapuluh Kota Gusman Piliang, dalam arahanya setelah mengukuhkan Tim Kerja Pelaksana ZI-WBK/WBBM Kemenag Limapuluh Kota (17/6).

Disampaiakannya dalam kegiatan tersebut, Kementerian Agama telah meletakkan dasar pelaksanaan Zona Integritas  menuju WBK dan WBBM melalui Instruksi Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2012. Dijelaskan oleh Gusman Piliang, instruksi tersebut merupakan respon terhadap Peraturan Presiden Nomor 81 tahun 2010 yang merupakan landasan yuridis rancangan utama (grand design, red) reformasi birokrasi.

“Sebagai pimpinan saya pastikan bahwa Kemenag Limapuluh Kota memiliki komitmen yang kuat untuk menyukseskan pelaksanaan ZI-WBK/WBBM yang sudah dilaksanakan secara Nasional mulai dari tahun 2012. Besar harapan saya kepada seluruh tim kerja yang dikukuhkan hari ini agar dapat bekerja secara maksimal dan profesional. Bagi Kemenag Limapuluh Kota yang ditunjuk menjadi pilot project pelaksaan ZI-WBK/WBBM untuk tahun 2016 merupakan kehormatan yang perlu kita sukseskan bersam-sama,” lanjut Gusman memesankan.

Kakan Kemenag Gusman Piliang juga berharap kepada seluruh pejabat dan ASN Kemenag Limapuluh Kota untuk istiqomah dalam menjalankan program ZI-WBK/WBBM tersebut. Gusman berharap ada integrasi seluruh stakeholders memastikan bahwa layanan perkantoran bebas dari praktek korupsi.

“Tidak ada tempat bagi pejabat dan ASN untuk terlibat praktek  gratifikasi dalam bentuk apapun. Komitmen ini penting untuk kita dorong dan kita sukseskan secara berjamaah. Saya mengajak seluruh komponen Kemenag Limapuluh Kota untuk sama-sama tumbuh menjadi ASN yang bersih melayani,” tambah Gusman Piliang yang merupakan alumnus Uma’lim Kubang ini.

Secara khusus, Gusman menegaskan bahwa manajemen perubahan yang dimaksud bertujuan untuk merubah secara sistematis dan konsisten mengenai mekanisme kerja, pola pikir, serta budaya kerja yang selama ini berjalan, namun tidak sesuai dengan semangat reformasi birokrasi yang sudah dicanangkan secara Nasional.

Kasubag TU, sekaligus Ketua Tim Kerja ZI-WBK/WBBM Kemenag Limapuluh Kota Ifkar menyampaikan, tim kerja sekarang sedang fokus untuk merampungkan berbagai administrasi dari enam komponen pengungkit ZI-WBK/WBBM. Target tim dalam semester kedua ini, tambah Ifkar, enam komponen tersebut dapat dituntaskan secara baik dan berkualitas.

“Tim kerja sekarang sudah dibagi tugasnya berdasarkan komponen pengungkit, setiap capaian kinerja tim akan dievasuasi secara kolektif dalam rapat teknis yang rutin diadakan pada hari Jumat,” ujar Ifkar.(rel/Dodi Syah Putra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*