Tingkatkan Koperasi Transparan dan Terpercaya Dinas Perdakop UKM Adakan Sosialisasi

Padang Panjang, Padang-Today.com – Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perdakop UKM) Kota Padang Panjang menggelar Sosialisasi Peraturan Koperasi bagi Pengurus dan Pengawas Koperasi se-Kota Padang Panjang di Aula Pondok Desain dan Promosi Senja Kenangan Bukit Surungan, Selasa (10/7).Sosialisasi terbagi atas dua angkatan, diantaranya angkatan pertama untuk pengurus yang dilaksanakan terhitung hari ini hingga besok (10-11 Juli) sementara angkatan kedua untuk pengawas dilaksanakan tanggal 12-13 Juli.

Advertisements

Koperasi merupakan sebuah wadah formal yang bergerak dalam lingkup perekonomian masyarakat serta berwujud untuk mensejahterakan para anggotanya.

Demi terwujudnya koperasi yang bersih, aman, terkendali dan transparan tanpa ada kesenjangan, harus ada kepercayaan satu sama lainnya. Kepercayaan tersebut dapat dilakukan dari saling terbuka dan lancarnya komunikasi antara pengurus, pengawas maupun anggotanya.

Usaha koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan para anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya serta membangun tatanan perekonomian nasional.

Kepala Dinas Perdakop UKM Arpan, SH menyampaikan pelaksanaan sosialisasi ini gunanya untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan pengurus dan pengawas dalam mengelola dan mengawasi koperasi.

Salah satu yang menjadi tolak ukur berjalannya koperasi itu dilihat dari pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT). RAT wajib dilaksanakan 3 bulan setelah tahun berakhir. Di Padang Panjang hampir 90 persen RAT berjalan dengan lancar dengan jumlah koperasi sebanyak 73.

“Alhamdulillah pengelolaan koperasi di Padang Panjang berjalan dengan ketentuannya, artinya pembinaan dan pengolaan yang dilakukan pemerintah sudah berjalan dengan baik,” jelas Arpan.

Dilihat peraturan koperasi sangat banyak, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan nantinya bagaimana pengelolaan, pengawasan dan bagaimana menyediakan laporan keuangan yang tepat waktu dan seauai standar.

Arpan berharap koperasi di Padang Panjang berjalan sehat, tumbuh dan berkembang serta mampu bersaing.

“Karena koperasi merupakan suatu ekonomi masyarakat, dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” tutupnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perdakop UKM Elmar Fitri, SE menyampaikan sosialisasi peraturan koperasi ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari 30 dari pengurus dan 30 lagi dari pengawas.

“Diharapkan semua peserta dapat menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menjalankan usaha simpan pinjam, serta pengurus dan pengawas dalam menjalankan usaha koperasi, dapat mempedomani peraturan baru yang diterbitkan oleh Kementrian Koperasi dan UKM RI,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut mendatangkan pemateri dari Kabag Perekonomian Setdako Padang Panjang, UPTD Balai Latihan Koperasi Sumbar Widyaiswara serta Ketua PKPRI Sumbar Drs. Hadi Suryadi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*