Tingkatkan Tertib Administrasi Pemerintahan, Pemko Padang Adakan Sosialisasi Tata Naskah Dinas pada ASN

Sosialisasi tata naskah dinas, diiukuti ASN di lingkungan Pemko Padang, di Grand Inna Muara Hotel Padang, Kamis (23/6).

Sosialisasi tata naskah dinas, diiukuti ASN di lingkungan Pemko Padang, di Grand Inna Muara Hotel Padang, Kamis (23/6).

Padang, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Kota Padang menggelar sosialisasi tata naskah dinas di Grand Inna Muara Hotel Padang, Kamis (23/6). Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyeragamkan naskah dinas di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota Padang.

Kegiatan itu dibuka Asisten III Administrasi Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Padang Corri Saidan.

Dijelaskan oleh Corri, kegiatan sosialisasi ini perlu diapresiasi secara positif. Tata naskah dinas, ditambahkannya, merupakan bagian penting dalam penataan administrasi dan sangat berkaitan erat dengan pelayanan kepada publik.

“Tata naskah dinas yang baik akan menentukan kinerja setiap SKPD. Kita berharap, persoalan tata naskah dinas di Pemerintah Kota Padang dapat terkelola dengan baik,” ujar Corri usai membuka kegiatan sosialisasi tersebut.

Sebanyak 51 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Peserta sosialisasi tersebut di antara pejabat sekretaris, kepala tata usaha, serta kasubag umum di tempat kerjanya masing-masing.

Diketahui, Tata Naskah Dinas mengacu pada Permendagri Nomor 54 Tahun 2009 tentang Tata Naskah Dinas di lingkungan Pemerintah Daerah. Selanjutkan Permendagri tersebut ditetapkan menjadi Peraturan Walikota (Perwako) Padang Nomor 30 Tahun 2010, serta Perwako Nomor 2 Tahun 2015 tentang Perubahan Perwako Nomor 30 Tahun 2010.

“Karena itu kita perlu mensosialisasikan ini. Sebab, di setiap SKPD pastinya sering terjadi mutasi ASN sehingga minimnya informasi terkait tata naskah dinas,” tutur Corri menjelaskan.

Ditekankan oleh Corri, dalam Perwako tersebut telah dipaparkan tata cara membuat naskah dinas, baik produk hukum maupun surat.

“Seluruhnya sudah diatur di dalam Perwako tersebut. Seperti cara membuat surat biasa, surat perintah tugas, surat berkaitan dengan perjanjian kerjasama, dan sebagainya. Di situ juga dipaparkan model format pengetikan, pengaturan stempel dinas, penggunaan tata bahasa dan lainnya, sehingga pengelolaan tata naskah dinas seragam dan sesuai dengan aturan yang ada,” ungkap Corri.

Dipesankannya, perlu adanya perubahan kebiasaan lama dalam penataan naskah dinas. Komitmen yang kuat untuk bekerja keras, cerdas dan kesabaran, menurut Corri, merupakan hal yang perlu ditanamkan

“Sudah sepatutnya kita senantiasa membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasanya, serta menjadi pribadi yang positif dan mampu membentuk SKPD yang unggul, responsif dan berdaya, serta berhasil guna,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sandra Imelda mengatakan sosialisasi tersebut digelar hanya satu hari dengan dua pemateri. Sosialisasi Tata Naskah Dinas selalu digelar dalam sekali dua tahun. Hal ini dimaksud karena adanya perubahan SDM di SKPD dan perubahan aturan yang ada.

“Selama ini memang banyak naskah dinas yang tidak seragam, karena itu melalui sosialisasi ini kita ingatkan kembali agar mengikuti aturan tata dinas yang kita terbitkan,” ujarnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*