Tolak Paham Komunis, Dandim 0305/Pasaman Isi Pertemuan Lintas Tokoh

Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Wakil Bupati Pasaman, Dandim 0305/Pasaman Letkol. Arm Cosmas Pramundhito, S.H, Kejari, Wakapolres Pasaman, ulama, serta tokoh masyarakat lainnya.

Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Wakil Bupati Pasaman, Dandim 0305/Pasaman Letkol. Arm Cosmas Pramundhito, S.H, Kejari, Wakapolres Pasaman, ulama, serta tokoh masyarakat lainnya.

Pasaman, PADANG-TODAY.com-Menanggapi maraknya paham radikalisme dan komunisme, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman adakan pertemuan lintas tokoh se-Kabupaten Pasaman. Acara yang dilaksanakan pada Rabu (25/5) itu, bertempat di Aula Lantai III Kantor Bupati Pasaman. Acara silaturrahmi tersebut dihadiri sejumlah tokoh yaitu Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Wakil Bupati Pasaman, Dandim 0305/Pasaman Letkol. Arm Cosmas Pramundhito, S.H, Kejari, Wakapolres Pasaman, ulama, serta tokoh masyarakat lainnya.

Dandim 0305/Pasaman Letkol. Arm Cosmas Pramundhito, S.H sebagai salah satu narasumber dalam kegiatan tersebut memberikan beberapa pemaparan penting. Selain itu, Letkol. Arm Cosmas Pramundhito, S.H juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menolak lahirnya kembali faham radikalisme dan komunisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

Lebih lanjut, Letkol. Arm Cosmas Pramundhito, S.H mengatakan NKRI adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar walau dalam kondisi apapun.

“Tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, pendidik dan komponen masyarakat lainnya sangat berpengaruh dalam hal ini karena merupakan pemegang peranan vital serta benteng yang kokoh untuk mencegah masuknya paham ekstrimisme, radikalisme dan terorisme terutama dikalangan generasi muda saat ini,” tambahnya.

Dalam kegiatan ini seluruh tokoh menandatangani secara bersama-sama penolakan masuknya paham komunis dan radikalisme ke NKRI, khususnya Kab. Pasaman.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*