Tujuh Penyelenggara Pemilu Dapat Peringatan Keras

Padang-today.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) dengan agenda pembacaan 18 Putusan terhadap 18 Perkara di Ruang Sidang DKPP.

Dalam sidang ini, DKPP memberikan sanksi berupa Peringatan Keras untuk 7 (tujuh) penyelenggara Pemilu, yang terdiri atas 5 (lima) Anggota KPU Kabupaten Mamuju dan 2 (dua) Anggota KPU Kabupaten Maluku Tengah.

Lima Anggota KPU Kabupaten Mamuju tersebut adalah Hamdang Dangkang (Ketua merangkap Anggota), Asriani, Ahmad Amran Nur, Hasdaris dan Muh. Rivai. Kelimanya berstatus Teradu dalam perkara Nomor 251-PKE-DKPP/VIII/2019.

“Menjatuhkan sanksi berupa Peringatan Keras kepada para Teradu,” kata Ketua majelis, Prof. Muhammad dikutip dalam website dkpp.go.id

Sedangkan 2 (dua) penyelenggara Pemilu lainnya yang juga mendapatkan sanksi Peringatan Keras adalah Ketua dan Anggota KPU Kabupaten Maluku Tengah, yaitu Abdussamad Ningkelua dan Jaliman Latuconsina. Keduanya berstatus sebagai Teradu dalam perkara Nomor 267-PKE-DKPP/VIII/2019.

“Menjatuhkan sanksi berupa Peringatan Keras kepada Teradu I Abdussamad Ningkelua dan Teradu II Jaliman Latuconsina,” ucap Muhammad.

Selain tujuh sanksi di atas, DKPP juga menjatuhkan sanksi berupa Peringatan kepada 29 penyelenggara Pemilu lain yang terbukti melanggar KEPP dan merehabilitasi 52 penyelenggara Pemilu karena tidak terbukti melanggar KEPP.

Sementara itu, terdapat dua perkara pelanggaran KEPP yang hasilnya berupa Ketetapan, yaitu perkara Nomor 223-PKE-DKPP/VIII/2019 dan 268-PKE-DKPP/VIII/2019. Ketetapan ini diberikan karena para Pengadu dari perkara tersebut mencabut aduannya sebelum sidang pemeriksaan dilaksanakan.

Perkara Nomor 223-PKE-DKPP/VIII/2019 memiliki 8 (delapan) Teradu, yaitu 5 (lima) Anggota KPU Kabupaten Padang Pariaman dan 3 (tiga) Anggota Bawaslu Kabupaten Padang Pariaman.

Sedangkan Teradu dalam perkara Nomor 268-PKE-DKPP/VIII/2019 adalah 5 (lima) Anggota KPU Kabupaten Maluku Tengah.

Majelis sidang terdiri atas Prof. Muhammad selaku Ketua majelis bersama Prof. Teguh Prasetyo, Dr. Alfitra Salamm dan Dr. Ida Budhiati sebagai Anggota majelis. (*rel/dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas