Tuntut Janji Pemerintah Daerah, Netizen Sebut Gubernur Dan Bupati Distatus Facebook, Ini Katanya

Status akun facebook Toni Febrian, yang menuntut janji Pemkab Tanah Datar tentang kondisi jalan yang tidak kunjung diaspal.(ddy) 

Advertisements

Tanah Datar, www.padang-today.com, – Media sosial (medsos) belakangan ini menjadi trend dalam berkeluh kesah masyarakat terhadap kinerja pihak yang dianggap kurang memuaskan. Termasuk pemerintah sendiri.

Dan kali ini, salah seorang netizen dengan nama akun facebook Toni Febrian menuntut tanggung jawab pemerintah daerah terhadap kondisi jalan di Jorong Melati Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara, Tanah Datar yang hingga saat ini sangat memprihatinkan.

Akun Toni Febrian pun mengunggah beberapa fhoto jalan yang belum diaspal, dan menjadikan status yang di unggah pada pada Senin (18/12/17) pukul 18.15 Wib harapan agar keluhannya ini didengar oleh pemerintah.

Disitu, Toni yang diketahui juga berasal dari jorong tersebut juga meminta hal ini diperhatikan oleh pihak terkait. Tidak ketinggalan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi dihadiahi Toni dengan taggar.

Di unggahan status Toni Febrian, sangat jelas ditujukan kepada Bupati Irdinansyah Tarmizi yang disebut telah berjanji pada September 2017 lalu untuk pengaspalan jalan sepanjang 2 kilometer dimasukan pada rencana kerja pemerintah tahun 2018.

Di status akun Toni tersebut, ia juga menanyakan alokasi dana untuk jalan di Jorong Melati, sementara APBD 2018 sudah disahkan sebesar Rp 1.340 Triliun.

Berikut status akun facebook Toni Febrian yang juga menyebut Gubernur Sumatera Barat :

Assalamualaikum wr.wb
Bapak Bupati Irdinansyah Tarmizi yang terhormat.

Tanpa mengurasi rasa hormat kami sebagai masyarakat Jorong Melati, Lubuk Jantan, Kec Lintau Buo Utara, Kab Tanah Datar, menindak lanjuti janji bapak bahwa pada bulan September 2017 pembangunan sarana fisik berupa pengaspalan jalan sepanjang 2 (dua) Km yang ada di Jorong Melati sudah masuk dalam rencana kerja tahun 2018. Berhubung Perda APBD 2018 kabupaten Tanah Datar sudah disahkan sebesar Rp 1,340 Triliun, apakah ada alokasi anggaran dari APBD 2018 untuk pengaspalan jalan di Jorong kami pak???? Sekedar bapak ketahui, inilah puncaknya kesabaran masyarakat kami, rasa kecewa masyarakat kami sudah mencapai titik puncaknya, sudah muak dengan janji2 yg tak pernah terealisasi, puluhan tahun kami menunggu cuma untuk satu aspirasi, tapi sampai saat ini nol besar, cuma janji2 palsu yg kami terima. Yang membuat masyarakat kami tambah geram adalah saat Musrenbangdes yang dilaksanakan tiap tahun, aspirasi kami selalu nomor 1 untuk diprioritaskan tapi setelah di level kabupaten tak pernah ada, dengan berbagai alibi. Tak sepantasnya kami sebagai masyarkat Jorong Melati diberlakukan tidak adil seperti ini, kalau dilihat dari potensi daerah dari sektor pertanian dan perkebunan bisa kita komparasikan dengan jorong2 yang ada di Tanah Datar ini, mana yg lebih unggul, mana yg lebih potensial!!!!!! Tapi apa yang kami dapat kan???? Nol besar, tidak ada perhatian dan kepedulian Pemkab Tanah Datar, infrastruktur vital berupa jalan benar2 tidak layak!!!!!

Terimakasih atas perhatiannya

Assalamualaikum wr.wb

Cc Bapak Gubernur Sumatera Barat yang terhormat Irwan Prayitno,
Ketua DPRD kabupaten Tanah Datar Anton Yondra

Menyikapi permasalahan tersebut, Kepala Jorong Melati Asril kepada www.padang-today.com membenarkan jika kondisi jalan memang seperti itu, apalagi saat musim hujan akan digenangi air dan sangat menyulitkan bagi warga sekitar melalui jalan tersebut.

“Ini sangat menyulitkan bagi kami di jorong Melati ini, terutama bagi anak anak pergi ke sekolah. Sudah puluhan tahun kami menunggu akses jalan kabupaten ini diperbaiki dan dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Kami seperti termakan janji saja,” ungkap Asril yang berharap pemerintah dapat memperhatikan aspirasi masyarakat disini. (ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*