Ujicoba PSP Vs Semen Padang U-21 Nyaris Ricuh, Pelatih Semen Tarik Pemainnya di Lapangan

logo-Semen
 

logo-psp

PADANG,PADANGTODAY.COM-Laga ujicoba antara PSP Padang dengan Semen Padang U-21 di Stadion Agus Salim, Rabu (13/8) malam, nyaris ricuh. Ujicoba yang tidak bisa dituntaskan hingga waktu 2 x 45 menit, karena ketidak tegasan wasit dalam memimpin pertandingan.

Sebenarnya laga ujicoba antara PSP dengan Semen Padang U-21 ini berlangsung sangat menarik. Kedua tim silih berganti melakukan serangan. Namun, karena ketidak tegasan wasit dalam memimpin pertandingan pertandingan yang berkedudukan 1-1, pelatih Semen Padang U-21 Delvi Ardi menarik semua pemainnya keluar di menit ke-80.

Ditariknya semua pemain keluar lapangan, karena wasit memberikan kartu merah kepada gelandang Kabau Sirah Mudo, Nerius Alom yang melakukan pelanggaran kepada pemain senior PSP, Satria Feri. Kalau mau adil, seharusnya wasit juga memberikan kartu merah kepada Satria Feri yang membalas pelanggaran Alom dengan melakukan tendangan.

Kalau wasit tegas, mukin laga ini tidak akan dihentikan. Minimal sang pengadil lapangan ini memberikan peringatan, karena Alom melakukan pelanggaran saat mengambil bola.

“Dari pada pertandingan berakhir tidak baik, lebih baik kami menarik pemain keluar. Suasana tidak bagus lagi,” terang Delvi Ardi.

Keluarnya semua pemain Semen Padang U-21 di lapangan, membuat suasana sedikit memanas, karena ada terikan dari bangku cadangan pemain Semen Padang. Teriakan itu tidak bisa diterima dari beberapa pemain PSP. Beruntung, kapten tim PSP Jumadi Rais bisa menenangkan rekan-rekannya dan keributan tidak terjadi.

Beberapa penonton yang menyaksikan laga ujicoba persiapan kedua tim menghadapi babak 12 besar Divisi I dan ISL U-21 sangat menyangkan laga ini tidak bisa berakhir dengan sempurna.

“Kalau wasit tegas, mungkin pertandingan bisa berjalan lanjar. Kami melihat tidak seharusnya wasit mengeluarkan kartu merah,” terangnya. (can)