UKK UNP Dukung Tempatkan Rohingya di Sumbar

Foto bersama Jajaran struktural UKK UNP dengan Manajer Program Dompet Dhuafa Singgalang, Riko Onki Putra, saat menyalurkan donasi hasil penghimpunan mereka bukti peduli Rohingya lewat Dompet Dhuafa Singgalang pada Rabu (3/6) lalu.

Foto bersama Jajaran struktural UKK UNP dengan Manajer Program Dompet Dhuafa Singgalang, Riko Onki Putra, saat menyalurkan donasi hasil penghimpunan mereka bukti peduli Rohingya lewat Dompet Dhuafa Singgalang pada Rabu (3/6) lalu.

Advertisements

Padang, PADANGTODAY.com-Krisis kemanusiaan yang dialami muslim Rohingya, tak henti menjadi sorotan masyrakat. Meski saat ini Rohingya sedikit terhibur atas sikap simpati yang diberikan Indonesia terhadap mereka, namun status mereka masih belum aman di mata dunia.

Rohingya masih terlunta-lunta. Masih belum jelas rimbanya. Status mereka yang tak diakui secara kewarganegaraan, pengungsi yang masih belum legal di Indonesia, membuat lapisan masyarakat terdorong tanpa paksaan untuk memperjuangkan mereka.

Unit Kegiatan Kerohanian Universitas Negeri Padang (UKK UNP), salah satu dari aksi peduli mahasiswa yang memperjuangkan nasib Rohingya.

Jajaran struktural UKK UNP pada Rabu (3/6), mendatangi Graha Kemandirian Dompet Dhuafa Singgalang. Mereka ingin menyumbangkan donasi yang berhasil mereka himpun bentuk solidaritas mereka terhadap Rohingya.

Sekitar pukul 10.30 pagi, Ketua Umum UKK UNP, M.Haris Sabri, didampingi empat anggota struktural yakni Arif Rahman, Roni Kuncoro, Rafafi Sarsuka, dan Elmar Yuknia menyerahkan donasi sebesar dua juta rupiah dari penghimpunan yang mereka lakukan dalam waktu dua jam di sekitaran UNP.

“Kami mengumpulkan mahasiswa UNP yang bersedia turun langsung untuk melakukan penghimpunan. Dalam agenda itu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) daerah juga turut serta dan mengapresiasi kegiatan kami,” tutur Rafafi.

Mereka menambahkan, harapan mereka dari aksi peduli DDS yang telah berbuah nyata dengan aneka bala bantuan yang dikirimkan ke Aceh dan Sumut (daerah ungsian Rohingya-red), agar menjadi cerminan pemerintah untuk memperjuangkan pengungsi Rohingya sesegera mungkin. Mengingat mirisnya nasib muslim Rohingya yang terbuang, kelaparan, dan tindak kekerasan yang mereka terima.

“Kami mendengar Dompet Dhuafa dan beberapa LSM telah melakukan rapat akbar dengan tokoh masyarakat untuk memperjuangkan nasib Rohingya. Kami sangat mendukung pemerintah untuk menyediakan tempat tinggal bagi mereka di Sumatera Barat ini agar kami dapat menunjukkan aksi peduli kami lebih nyata untuk mereka,” tutup Elmar. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*