UN di Pariaman Berjalan Lancar

 

Advertisements

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM – Proses pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kota Pariaman, Sumatera Barat, (Sumbar) hingga hari ke tiga berjalan aman dan lancar, dan jumlah peserta yang ikut melaksanakan ujian tersebut sebanyak 199. Hingga hari ketiga ini tidak ada ditemukan gangguan sistem pada kompeter. Hal ini disampaikan Kepala Sekolah SMK N 3 Pariaman, Rafuddin, di Pariaman, Rabu 06-04-2016.
Rafuddin mengatakan pelaksanaan ujian berbasis komputer lebih efektif dan efesien jika dibandingkan mengunakan kertas atau naskah soal sperti biasanya, dan untuk UNBK ini diikuti sejumlah 199 peserta yang melaksanakan ujian dan semua peserta hadir hingga hari ketiga, dan hingga kini belum ada kendala dalam pelaksanaan UNBK ini.

“Tidak ada kendala yang berarti kita hadapi selama proses ujian berlangsung semua berjalan aman dan lancar sesuai prosedur yang telah ditentukan,” kata dia.
Ia meneruskan sebelum pelaksanaan ujian dilaksanakan pihak sekolah terlebih dahulu melaksanakan simulasi sebanyak tiga kali untuk memantapkan pelaksanaan ujian.
Dari tiga simulasi yang dilakukan, simulasi pertama dinilai gagal karena tidak efektif dan efesien dengan pertimbangan waktu pelaksanaan.

“Simulasi awal kita gagal karena belum bisa menyesuaikan jadwal ujian dengan pengoperasian sistem komputer,” ujarnya.
Dengan ujian berbasis komputer, tambahnya, lebih efektif dan efesian jika dibandingkan menggunakan kertas atau naskah soal seperti biasanya.
“Penilaian itu kami simpulkan selama tiga hari ujian berlangsung, para siswa juga tidak perlu lagi menghabiskan waktu terlalu banyak untuk mengisi kertas ujian menggunakan pensil dan risikonya pun lebih minim,” katanya.
Selain dinilai memudahkan para peserta ujian, hal tersebut juga didukung oleh SMK N 3 Pariaman yang juga memiliki dua bidang studi pendukung yaitu Rekayasa Perangkat Lunak dan Tekhnik Komputer dan Jaringan.
Sementara itu Teguh Mutiara Sakti salah seorang peserta ujian mengungkapkan proses pelaksanaan ujian menggunakan komputer dinilai lebih baik jika dibandingkan menggunakan kertas atau naskah.
“Lebih efektif, efesien dan akurat sehingga sangat memudahkan kami dalam menjawab soal ujian,” ungkap Ketua OSIS SMK N 3 tersebut.
Ia meneruskan selama ujian berlangsung tidak ada ditemukan gangguan sistem pada komputer,selain itu pihak sekolah juga telah melakukan koordinasi dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat agar tidak melakukan pemadaman listrik. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*