Untuk Singkronisasi, Camat Paparkan Hasil Musrenbang di Depan Walikota dan SKPD

Walikota Riza Falepi saat memberikan arahan, pasca camat menyampaikan paparan hasil Musrenbang, di balaikota, Senin.

Walikota Riza Falepi saat memberikan arahan, pasca camat menyampaikan paparan hasil Musrenbang, di balaikota, Senin.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Seluruh camat di Kota Payakumbuh menyampaikan ekspose rencana pembangunan kecamatan 2017, dalam acara paparan hasil Musrenbang kecamatan yang digelar Bappeda, di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Senin (22/2).

Paparan hasil Musrenbang itu disampaikan dihadapan Walikota H. Riza Falepi, Asisten II H. Amriul, Ketua Bappeda H. Rida Ananda serta seluruh pimpinan SKPD di jajaran pemko. Kegiatan itu bertujuan, untuk mengsingkronkan aspirasi masyarakat yang tertampung dalam musrenbang kecamatan dengan rencana kerja SKPD.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, pada kesempatan itu, menegaskan, rencana pembangunan yang sudah menjadi skala prioritas kecamatan, menjadi perhatian serius  SKPD. Walikota tak ingin, rencana pembangunan kecamatan terabaikan, dan tak tertampung dalan renja SKPD 2017. Sehingga berdampak menurunnya kepercayaan warga kepada pemerintah.

Walikota juga minta pimpinan SKPD, mensingkronisasikan kegiatan antar SKPD. Jangan sampai ada kegiatan kecamatan saling tumpang tindih pada setiap SKPD.  Di bagian lain, diminta perencanaan setiap kegiatan prioritas 2017, sudah rampung pada tahun anggaran 2016 ini.

Camat Payakumbuh Utara Novriwandi, menyampaikan   85 usulan kegjtan fisik dan non fisik yang menjadi skala prioritas. Di antaranya, pembangunan 2 kantor kelurahan penggabungan.  Pembangunan lainnya,  pasar tradisional modern dan islamiç centre di Padang Kaduduk,  pembebasan lahan buat pembangunan jembatan di kawasan Kelurahan  Taruko menuju Kelurahan Tiakar, pembebasan lahan Jalan H. Rasul ke Jalan Tan Malaka. Pengadaan kandang sapi koloni untuk kelompok tani dan rehab kantor camat Payakumbuh Utara.

Camat Payakumbuh Selatan Doni Prayuda, mengapungkan 89 skala prioritas. Di antaranya   pengedaman tebing Bukik Sikumpa, untuk pengamanan kantor camat dàn kantor BNNK,   pengasapalan  jalan utama dan jalan kelurahan,  drainasè dan lanjutan trotoar Jalan  Khatib Sulaiman dan Jalan Singa Harau.

Camat Latina David Bachri, juga mengekspose hampir 90 usulan. Namun, yang menjadi prioritas adalah lanjutan  drainase, gorong-gorong Jalan  Siti Manggopoh dan Jalan Rasyid Taher,  lanjutan normalisasi Sungai Batang Pulau, melewati Kelurahan Sungai Durian, Padang Sikabu, Parik Muko Air  dan  rehab jaringan irigasi tersier diseluruh kelurahan.

Camat Payakumbuh Timur L. Kefrinasdi, mengemukakan 78 skala prioritas, di antaranya,  pengedaman kiri kanan irigasi Padang Jumpun di Kotopanjang dan Payobasung,  pembangunan drainase  seluruh kelurahan, air bersih PDAM di Padang Cubadak, irigasi pada semua anak sungai, rehab berat TK Lestari, lanjutan aspal jalan kelurahan.

Sementara,  Camat Payakumbuh Barat H. Nurdal, menyampaikan 57 usulan fisik dan non fisik  yang menjadi prioritas. Di antaranya, jaringan irigasi sejumlah anak sungai, pembangunan drainase 20 kelurahan, tambahan jaringan listrik, pembangunan jalan dan jembatan di Kelurahan Nunang Daya Bangun, betonisasi jalan usaha tani.

Selain pembangunan fisik, kelima camat, juga menyampaikan rencana kegiatan peningkatan usaha ekonomi produktif, bantuan atau intensif garin, guru TPA, penyuluh agama, serta pelatihan budaya dan pelatihan imam dan khatib serta penyelenggaraan jenazah.

Menurut Ketua Bappeda Rida Ananda,  seluruh usulan kegiatan yang disampaikan camat, akan ditinjau ke lapangan oleh tim verifikasi, melibatkan Kadis PU, Kadis DTRK, Kadis Tanaman Pangan Kehutanan Perkebunan, Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Kadis Perikanan Peternakan, Kadis Sosial dan SKPD terkait lainnya.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*