Village Tourism “Kubu Gadang”

Padang Panjang, Padang-Today.com – Meningkatkan kunjungan wisata seakan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Kota Padang Panjang. Sejumlah strategi kreatif yang dikembangkan secara masif dan berkelanjutan terus digalakkan.Teranyar komunitas sadar wisata Kubu Gadang di fasilitasi oleh Dinas Pariwisata kembali meluncurkan konsep village tourism “Kubu Gadang” dengan mendatangkan Komunitas Pilot Drone Sumatera Barat (PDS) yang melibatkan turis asal Jerman Nanitanani sebagai talent untuk film dokumenter yang akan digarap, Kamis (15/3).

Advertisements

PDS selaku komunitas pecinta keindahan alam Minangkabau ingin memperkenalkan keindahan dan keunikan Kota Padang Panjang khususnya desa wisata Kubu Gadang ke mancanegara.

Kepala Dinas Pariwisata Hendri Fauzan, AP, M.Si melalui Sekretarisnya Drs. Dalius menyampaikan kedatangan komunitas PDS ini untuk melihat dan mengamati keunggulan wisata Desa Kubu Gadang, mereka melibatkan turis asal Jerman yang nantinya akan mempromosikan keunikan serta keindahan Village Tourism Kubu Gadang di negeri asalnya Jerman.

“Kita perkenalkan secara detail bagaimana desa wisata Kubu Gadang mengemas sebuah konsep wisata yang berbeda dari daerah lain, tentunya dengan harapan si bule akan kembali berkunjung dengan membawa rombongan wisatawan lainnya,” jelas Dalius di Desa Kubu Gadang.

Selama ini Desa Wisata Kubu Gadang sangat identik dengan silek lanyah, dan sekarang dikembangkan lagi dengan konsep tradisional, seperti jamuan makan yang tidak lagi menggunakan piring, minum menggunakan “sayak” atau batok kelapa dan kawa tungku.

“Jadi mereka tidak hanya mengenal pertunjukan silek lanyah saja, tetapi juga dapat menikmati kuliner tradisional, kemasan yang digunakan tradisional, penginapan dengan nuansa pedesaan nan begitu indah dan InsyaAllah wisatawan yang datang ke Kubu Gadang akan sulit melupakan pengalaman yang mereka rasakan selama berada di Padang Panjang”, tambah Dalius.

Nanitanani mengungkapkan sangat senang dan bahagia berada disini, ditambah lagi dengan suasana desa yang alami.

“Saya sangat bahagia disini, belajar membuat alat kesenian tradisional “pupuik” dari batang padi salah satu hal baru dan unik bagi saya. Semoga Kubu Gadang konsisten dengan konsep tradisional, keramahan serta keindahannya,”ujarnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*