Wabub Suhatri Bur, Tinggkatkan Kualitas Kerja dan Displin

Wabub Padangpariaman Suhatri Bur

Wabub Padangpariaman Suhatri Bur

Advertisements

Padangpariaman,PADANG-TODAY.COM—Wakil Bupati Suhatri Bur meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Padang Pariaman agar meningkatkan kualitas kerja dan disiplin yang menjadi kewajiban mereka. Di antaranya adalah melaksanakan apel setiap pagi di kantor masing-masing.

Wabup Suhatri mengingatkan, peningkatan disiplin kerja harus menjadi perhatian ASN. Sebagaiman dirilis Setdakab,(11/04) lalu, ASN agar meningkatkan kualitas kerja dan displin. Ia mengapresiasi SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang yang telah melaksanakan disiplin kerja, baik jam masuk maupun pulang, agar dipertahankan dan ditingkatkan.

“Bagi yang belum disiplin, beri surat peringatan (SP) satu, SP dua hingga SP tiga berupa penjatuhan hukuman disiplin berat,” ungkapnya.

Ia juga minta ASN yang sudah disiplin masuk jam 7.30 dan mengikuti apel supaya segera melanjutkan kegiatan mengerjakan pekerjaan sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing.

“Artinya jangan pula nongkrong ke lapau dengan dalih untuk sarapan tetapi duduk sampai jam sepuluh pagi,” ujarnya.

Putra Pakandangan itu pun tampak marah ketika mengungkapkan, tingkat disiplin ASN Pemkab Padang Pariaman dinilai oleh Pemprov Sumbar sangat rendah. Karena itu ia sering melakukan inspeksi mendadak.

Hampir setiap hari dia ke SKPD dan kantor camat, bahkan menemukan instansi yang tidak pernah melaksanakan apel pagi.

“Ini sangat menyedihkan dan harus diubah. Kita tidak bisa begini terus. Kita harus hijrah dari tidak disiplin menjadi disiplin,” ujarnya terkesan sedikit emosi.

Masalah disiplin ini, lanjut dia, jangan disamakan dengan jam kerja bupati dan wakil bupati. Jam kerja bupati itu 24 jam dalam 1 hari. Pagi hari beliau langsung ke lokasi kegiatan pembangunan atau menemui masyarakat.

Malam hari masih menemui masyarakat atau berdiskusi dengan kepala SKPD atau tokoh masyarakat. “Kalau mau disamakan, mau tidak kita bekerja 24 jam seperti Bapak Bupati?” tegasnya.

Selanjutnya Wabup Suhatri Bur menyoroti tertangkapnya satu orang pejabat daerah karena penyalahgunaan narkoba.

“Minggu lalu Kita mendapat tamparan keras atas tertangkapnya 1 orang pejabat daerah karena penyalahgunaan narkoba. Jadikan ini yang terakhir. Bagi yang masih menggunakan narkoba, niatkan dalam hati untuk berhenti saat ini juga,” pinta Mantan Ketua Badan Amil Zakat itu.

Ia sangat menyesalkan perbuatan ASN yang melanggar hukum dan membuat malu nama daerah.

“ASN panutan masyarakat. Kalau ASN menggunakan, masyarakat bahkan remaja dan pelajar akan mengikuti. Akan menjadi apa daerah kita ini nantinya kalau semua orang sudah terlibat narkoba?” tandas suami dari Yusrita itu.(rel/sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*