Wabup Goro Bersama Masyarakat Sungai Rambutan

.

Advertisements

* Perbaiki Saluran Irigasi untuk Persawahan

.

PADANG ARO, PADANG-TODAY.COM

Wakil Bupati Solok Selatan Abdul Rahman didampingi Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembagunan Epli Rahmat bersama Nagari Lubuk Gadang Selatan melakukan gotong royong bersama memperbaiki saluran irigasi di daerah tersebut.

Kegiatan gotong royong tersebut bertujuan memperbaiki saluran irigasi yang bocor agar aliran air yang mengairi areal persawahan masyarakat tidak terputus, sehingga ancaman gagal panen tidak terjadi.

Wabup dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan antusias masyarakat yang dibuktikan kesediaan masyarakat untuk turun bersama melaksanakan gotong royong secara swadaya untuk memperbaiki saluran irigasi.

Wabup mengatakan, pada tahun 2017 Pemerintah Daerah akan menganggarkan dana sebesar 1,5 Miliar untuk perbaikan saluran irigasi sungai rambutan tersebut, yaitu dimulai dari pintu air sampai ke lokasi sawah tempat pembagian air.

“Gotong royong ini adalah jangka pendek, untuk jangka panjangnya pada tahun 2017 akan dianggarkan dana sebesar 1,5 Miliar untuk perbaikan saluran irigasi ini secara menyeluruh, dimulai dari tali Bandar sampai ke tempat pembagian sawah masyarakat,” ungkap Wabup.

Ia mengharapkan nantinya saluran irigasi sungai rambutan ini akan menjadi irigasi teknis sehingga mendapatkan anggaran prioritas tiap tahunnya untuk perbaikan.

Ia menambahkan, perbaikan saluran irigasi merupakan program prioritas pemerintah, karena saluran irigasi merupakan salah satu faktor pendukung tercapainya target pemerintah untuk swasembada pangan pada tahun 2017.

Salah seorang tokoh masyarakat sungai rambutan Mak Itam mengatakan kegiatan gotong royong swadaya yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk awal tanggap darurat menanggulangi ancaman  bencana kekeringan yang mengakibatkan gagal panen.

Ia menyebutkan, irigasi sungai rambutan merupakan bangunan lama yang sudah ada sebelum kabupaten Solok Selatan dimemkarkan, sehingga beberapa bagian dari irigasi tersebut sudah mulai rusak dan bocor yang mengakibatkan pasokan air untuk sawah masyarakat menjadi kurang.

“Irigasi ini mengairi sekitar 100 Ha sawah masyarakat, jika irigasi dalam kondisi baik maka masyarakat bisa panen tiga kali dalam satu tahun, jika tidak, hanya bisa dua kali dalam satu tahun,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi wakil bupati yang ikut terjun langsung bersama masyarakat melaksanakan gotong royong bersama.

“Kehadiran Wabup membuat kami semangat melaksanakn gotong royong, semoga di tahun 2017, saluran irigasi ini kembali normal,” harapnya. (*)

[BUSTANUL ILMI]

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*