Wagub Minta Masyarakat Patuhi Aturan, 17 Daerah Zona Orange

Padang-today.com – Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldi meminta masyarakat untuk tetap mematuhi aturan yang telah dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri guna mencegah penyebaran virus covid-19 di Sumbar.

Advertisements

“Sebagaimana diketahui, saat ini Provinsi Sumbar sudah kategori orange, untuk itu masyarakat diminta tetap patuhi surat edaran dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri,”kata Audy Joinaldi usai apel gabung pengamanan lebaran.

Menurut dia, dari 19 kota/kabupaten hanya dua kota/kabupaten di Sumbar zona kuning.

“17 kabupaten/kota di Sumbar sudah zona orange penyebaran virus covid-19,”ungkap dia.

Belasan zona orange penyebaran covid, ini menjadi perhatian bersama untuk menyikapi wabah virus covid-19. Rencana pada Jumat (7/5)dilakukan rapat bersama dan juga dihadiri dr Andani di Mapolda Sumbar terkait penanganan covid-19 dan persoalan mudik,”pungkas Audy Joinaldi.

Terkait ada pelarangan mudik antar kota antar provinsi, Audy Joinaldi Wakil Gubernur Sumbar menyatakan, Pemprov Sumbar tentunya mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh pusat.

“Tentunya sesuai dengan arah kepala BNPB, ada penyekatan jalur masuk ke Sumbar,”pungkas dia.

Sementara itu Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si menyatakan, operasi ketupat yang digelar ini dimulai sejak tanggal 6 hingga 17 Mei 2021, untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif saat Idul Fitri 1442 H.

“Sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021, dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri. Baik aspek sarana maupun prasarana, serta keterlibatan unsur terkait lainnya,”kata dia.

Untuk di wilayah Sumbar dimana saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, Wakapolda menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan sebanyak 2.941 personel yang terdiri dari personel Polda dan Polres di jajaran, selain memberikan pengaman juga untuk melarang aktivitas mudik.

“Nanti di wilayah khususnya 10 Pos Penyekatan di wilayah Sumbar ini, ini yang akan menekan supaya tidak ada arus mudik. Sangat riskan sangat bahaya dengan situasi sekarang, dan masyarakat juga sudah tau seperti yang terjadi di luar (kasus Covid-19). Dan kita harapkan tidak terjadi di Indonesia, khususnya di Padang ini penyebarannya tidak ada lagi,” kata Brigjen Pol Edi Mardianto.

Menurut dia, dengan operasi yang dilakukan tersebut, diharapkan dapat mencegah adanya aktivitas mudik oleh masyarakat yang hendak masuk atau keluar dari Provinsi Sumatera Barat.

“Insya Allah dengan penegakkan hukum, pencegahan lalu lintas dan penyekatan jalan ini kita akan mengurangi, tidak akan terjadinya peningkatan masalah Covid-19 ini,” sebut.

Pihaknya menegaskan bagi yang akan mencoba masuk ke Sumatera Barat nantinya akan disuruh pulang kembali (putar balik).

“Juga jalur tikusnya juga sama, tetap kita buat penyekatan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*