Wakil Bupati “Warning” Pejabat dan ASN yang “Bengkok”

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Ferizal Ridwan

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Wakil Bupati Limapuluh Kota Ferizal Ridwan menegaskan tetap bisa melakukan pergantian pejabat di lingkungan Pemkab Lima Puluh Kota kendati ada aturan yang menyebutkan untuk tidak melakukan mutasi dan rotasi sebelum enam bulan setelah bupati dan wakil bupati yang baru dilantik. Hal itu sesuai dengan Undang-undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan disiplin.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Ferizal dalam arahannya di hadapan para PNS di lingkungan Pemkab setampat di halaman kantor bupati di Sarilamak, kemaren.

”Kewenangan kepala daerah untuk mengganti atau menjatuhi hukuman terhadap pejabat tidak harus menunggu enam bulan. Kita tetap bisa melakukan mutasi ataupun pemecatan terhadap seorang pejabat apabila yang bersangkutan tidak melaksanakan tugas pokok dan fungsinya atau melanggar aturan disiplin sebagaimana diatur Undang-undang ASN Nomor 5 tahun 2014,” tegas Ferizal Ridwan.

Hal itu, lanjutnya, bukan menutup kemungkinan akan dilakukannya jika para pejabat yang menduduki jabatan saat ini tidak bisa merubah kinerjanya ke arah yang lebih baik. Ibarat kereta api, bila ada yang berdiri di depannya akan terlintas karena kereta api tidak bisa direm dan berhenti secara mendadak.

”Percayalah, kita akan memberikan sanksi terhadap aparatur yang indisiplin. Jangan gembira dulu karena bupati baru bisa memutasi atau mencopot jabatan seseorang setelah enam bulan. Sebaliknya, pergantian pejabat itu bisa saja dilakukan sebelum enam bulan,” ingat Ferizal.

Sesuai UU ASN, lanjutnya, masalah kesetiaan dan tanggung jawab serta kedisiplinan dapat diteruskan dengan sanksi. Untuk diminta kepada seluruh jajaran memperhatikan hal tersebut.

”Kita akan bertegas-tegas karena kita ingin membuat perubahan dan perbaikan bagi daerah. Untuk itu, kita minta adanya perbaikan kinerja,” tambah Ferizal.

Saat ini, lanjut Ferizal, ia bersama bupati tengah merapatkan barisan di tengah jajaran Pemkab Limapuluh Kota. Ketika nantinya berada pada tahap meluruskan saf, ia pastikan mereka yang berada pada posisi saf yang bengkok akan terkena dampak.

”Siapa saja yang safnya bengkok akan kita gilas,” ujarnya.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*