Wako: Disebut Pejuang Subuh Karena Mampu Angkat Selimut

wako mahyeldi

Advertisements

PADANG,PADANGTODAY.COM – Pemerintah Kota Padang kembali menyerahkan reward kepada “Pejuang Subuh”. Kali ini, sebanyak 50 orang anak-anak yang mampu melakukan shalat subuh berjamaah selama 40 kali berturut-turut di Masjid Raya Ampang, Kecamatan Kuranji, mendapat ‘bingkisan’ dari Walikota Padang.
Minggu (10/4) pagi, Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo tiba di Masjid Raya Ampang. Kedatangannya disambut Ketua Pengurus Masjid Raya Ampang, Buya Iskandar, Brench Manager Dompet Dhuafa Singgalang (DDS), Musfi Yendra, serta pimpinan PT ASKRINDO, Dimas Panandito.

Walikota mengatakan, “Pejuang Subuh” merupakan orang yang mampu mengalahkan waktu subuh. Bagi umat muslim, shalat subuh cukup berat dilaksanakan. “Kenapa disebut ‘Pejuang Subuh’, karena mereka mampu mengangkat selimut yang beratnya satu kilogram,” ujar Mahyeldi di depan seluruh jamaah yang hadir di masjid tersebut.
Digagasnya program “Pejuang Subuh” dengan harapan seluruh generasi penerus dapat selalu menegakkan nilai agama. Termasuk menjadikan generasi penerus bangsa sebagai pemimpin yang religius. “Kita harapkan lewat ini nantinya hadir pemimpin yang beragama dan tahu dengan Allah SWT,” tutur Mahyeldi.

Sementara itu, Buya Iskandar mengatakan bahwa di Masjid Raya Ampang selalu penuh oleh anak-anak yang shalat subuh berjamaah. Sebab itu lahir “Pejuang Subuh” yang terus didorong dan dimotivasi oleh orangtua. “Reward yang diberikan oleh Walikota ini merupakan prestasi yang dihargai, kalau bahasa masjidnya adalah pahala bagi ‘Pejuang Subuh’,” ungkapnya.

Brench Manager DDS, Musfi Yendra menyebut bahwa dengan melaksanakan shalat subuh akan mendatangkan rezeki. Bahkan menurutnya, Yahudi sangat menakuti anak-anak Palenstina karena selalu shalat subuh berjamaah di masjid.

Usai menyerahkan reward kepada 50 “Pejuang Subuh”, Walikota Padang sekaligus melaunching penyaluran donasi sosial dalam rangka peringatan HUT ke-45 PT ASKRINDO. Donasi Sosial senilai Rp 40.040.000,- itu untuk program Komunitas Orang Tua Asuh (KOTA) dan Aksi Layanan Sehat (ALS) Dompet Dhuafa Singgalang.(ch/can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*