Wako Kritik Pedagang di Permindo Tidak Pasang Bendera

Salah satu toko di Kawasan Permindo tidak pasang bendera merah putih, walaupun sudah ada himbuan Walikota untuk memasang bendera di bulan Agustus

Advertisements

Padang-today.com – Mahyeldi Ansyarullah Walikota Padang mengkritik pedagang yang berada di kawsan Permindo tidak pasang Bendera merah putih di toko.

“Saya melihat ada sebagian pedagang belum pasang bendara di toko, jangan hanya bilang sudah pasang,namun kenyataan tidak ada di pasang,”kata Mahyeldi Ansyarullah di Padang.

Ia menjelaskan, padahal pemasangan bendera sudah di imbuh pasang bendera baik di rumah,kantor maupun toko.

“Pemasangan bendera ini hingga 31 Agustus 2018,”tegasnya.

    Selain itu pedagang berada di kawaan Permindo Kota Padang untuk menjaga kebersihan.

“Ada baik pedagang menyediakan kantong sampah, setelah bubar berdagang sampah bisa dikumpulkan,”imbuh Mahyeldi Ansyarullah.

Ia menyatakan, program big sale di kawasan Permindo yang diadakan sejumlah pedagang toko cukup membantu.

“Program ini cukup bagus bagi masyarakat, apalagi di saat harga kebutuhan lagi naik, hal ini memberikan dampak positif,”katanya.

Program big sale ini yang kedua di adakan di kawasan Permindo. Pemkot Padang mendukung program ini.

“Kawasan Permindo nantinya dapat dijadikan kawasn wisata belanja dan hiburan bagi masyarakat Kota Padang,”ungkapnya.

Sementara itu Pembina Kesatuan Pedagang Jalan Permindo (KPJP), Miko Kamal menyatakan, ini program big sale kedua digelar di kawasan Permindo.

“Ini gelaran kedua, pada Tahun 2017 digelar selama 3 hari, namun tahun ini selama 10 hari diikuti 32 peserta diantaranya Sari Anggrek, Warung Permindo,”katanya.

Dalam program ini memberikan diskon harga hingga 70 persen kepada masyarakat berbelanja tempat-tempat telah ditentuka Kawasan Permindo.

“Program ini sejalan upaya menjadikan jalan Permindo sebagai salah satu pusat wisata belanja yang nyaman bagi wisatawan di Sumbar,”imbuh Miko Kamal.

Miko Kamal menambahkan, Kawasan Permindo malam ini akan ada hiburan bagi warga Padang.

“Nantinya akan ada penampilan kesenian tradisional untuk menghibur warga berbelanja di Permindo,”ujarnya.

Terkait sebagai pedagang tidak memasang bendera, Miko Kamal menyatakan kemungkinan pribadi pedagang cuek atau masa bodoh dalam hal pemasangan bendera merah putih.

“Kemungkinan pedagang tidak memasang bendera tersebut bukan KPJP, saya melihat anggota KPJP memasang bendera di tokonya,”katanya.

Ia menambahkan, belum semua pedagang berada di kawasan Permindo bergabung dalam KPJP.

“Anggota KPJP terdaftar ada sekitar 40
Sedangkan di Permindo ada sekitar 70 orang,”katanya.(dg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*