Wako Sambut Dua Tim Safari Provinsi Kapolda dan Kapengti Buka Bersama

rombongan-safari-ramadhan-provinsi-buka-bersama-di-pendopo

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Kapolda Sumbar Brigjen Pol Bambang Sri Herwanto dan Kepala Pengadilan Tinggi (Kapengti) Sumbar Anasrul Haroen SH MH buka bersama di pendopo Rumah Dinas Walikota Padangpanjang dalam agenda kunjungan tim safari Ramadhan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Senin (29/6) kemarin.

Tim Safari Ramadhan Pemprov Sumbar yang dipimpin Kapengti Anasrul Haroen, usai buka bersama langsung didampingi Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis ke Majdi Nurul Hidayah Kelurahan Koto Panjang Kecamatan Padangpanjang Timur. Sedangkan tim II yang dipimpin Brigjen Pol Bambang didampingi Wawako Mawardi ke Masjid Jihad Kelurahan Balai Balai Kecamatan Padangpanjang Barat.

“Selain menyampaikan amanat pemerintah provinsi, dua tim safari Ramadhan tersebut juga menyerahkan bantuan berupa buku, al quran dan uang tunai senilai Rp20 juta. Bantuan langsung diserahkan ketua tim kepada pihak pengurus masing-masing masjid,” sebut Kabag Kesra Setko Padangpanjang, Eri kepada Padang-today.com.

Kapengti Sumbar Anasrul Haroen di Masjid Nurul Hidayah Koto Panjang, usai menyampaikan pesan Pemprov Sumbar juga menyampaikan tiga persoalan pokok umat muslim di Indonesia yang patut menjadi perhatian bersama. Yakni disebutkannya rasa persaudaraan, tingkat perekonomian dan akhlah umat muslim negeri ini yang terus mengalami degradasi.

“Dikarenakan tiga persoalan di atas, sudah menjadi rahasia umum begitu banyaknya saudara-saudara kita yang terjebak dalam berbagai tindak kesalahan. Hikmah yang dapat diambil dari persoalan tersebut, sangat pentingnya meperhatikan pendidikan generasi usia sekolah dan lansia. Khususnya pendidikan agama sebagai pondasi utama pembentukan akhlak,” ujar Anasrul di hadapan jamaah tarwih.

Brigjen Pol Bambang selaku ketua tim I Safardi Ramadhan Pemprov di Masjid Jihad, selain menyampaikan amanat Pemprov Sumbar untuk berperan serta mendorong terselenggaranya percepatan pembangunan dan mendukung kebijakan pemerintah, juga mengajak masyarakat untuk proaktif dalam penegakan keamanan dan ketertiban, serta pemberantasan penggunaan narkoba.

Khusus terkait penanganan narkoba, Brigjen Pol Bambang menyebutkan catatan BNN yang patut menjadi perhatian bersama, yakni sekitar 51 juta pengguna narkoba dengan nilai transaksi mencapai Rp64 triliun setiap tahunnya. Suatu nilai nominal yang sangat besar jika dimanfaatkan untuk mendorong program pembangunan, justru berndampak negative terhadap bangsa karena hanya kesalahan segelintir orang.

“Kita sangat mendukung program Revolusi Mental yang dilakukan oleh Presiden. Sehingga berbagai kekurangan yang dirasakan dapat diperbaiki ke arah yang lebih baik. Itu bukan hanya untuk pemerintahan, tetapi juga untuk jajaran Polri, TNI dan penegak hukum lainnya,” sebut Bambang. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*