Walikota Dengar Langsung Permasalahan di Siteba

walikota padang

Advertisements

PADANG,PADANGTODAY.COM – Cukup banyak permasalahan di kawasan pemukiman padat penduduk. Salah satunya di Siteba, Kecamatan Nanggalo. Permasalahan tersebut diutarakan warga dan didengar langsung oleh Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo, Jumat (8/4).

Walikota mendengarkan curahan hati warga di Masjid Al Hijriyah, Perumnas Siteba usai melaksanakan shalat Jumat di masjid itu. Permasalahan cukup klasik yang ditanyakan warga yakni semrawutnya Pasar Siteba. “Pasar Siteba sering macet, kami ibu-ibu ini sering was-was kalau berbelanja, karena tidak ada tempat lagi untuk berjalan,” kata seorang ibu kepada Walikota.

Macet ‘allahurabbinya’ Pasar Siteba diakui Walikota. Menurut Mahyeldi keadaan ini sudah cukup lama terjadi. Walikota mengaku bahwa dirinya pernah suatu waktu berkunjung ke Pasar Siteba saat hujan deras. Setelah turun dari kendaraan dinasnya, Walikota melihat cukup banyak genangan air. Mahyeldi kemudian menyusuri dimana sumber genangan air tersebut. “Padahal drainase sudah diperbaiki pada 2011 lalu,” kata Walikota.
Walikota berjanji akan merapikan Pasar Siteba. Walikota menugaskan Camat dan UPTD untuk menegur pemilik bangunan yang telah membikin semrawut. “Kita akan rapikan. Pedagang di sana bisa ‘manggaleh’ (berjualan), tetapi teratur. Dan kita tak akan sengsarakan pedagang,” ungkap Mahyeldi.

Tidak hanya permasalahan Pasar Siteba. Seringnya terjadi banjir juga ditanyakan warga kepada Walikota untuk dimintai solusinya. Walikota mengatakan, selama ini membangun rumah di atas roil telah menjadi kebiasaan. Sehingga hal ini menyebabkan banjir di mana-mana.

Untuk mengantisipasi terjadinya banjir, Lurah ditugaskan untuk mengontrol perilaku penyimpangan di tengah warga. Termasuk warga yang mendirikan bangunan di atas roil. “Lurah agar menyurati warga dan melihat kawasan yang terganggu salurannya,” sebut Mahyeldi.

Selain itu Lurah juga ditugaskan melakukan pendataan dan mengecek titik saluran yang tersumbat. Laporan titik saluran yang tersumbat itu diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum sehingga nantinya mendapat gambaran lokasi dan dapat dikerjakan.

Dalam pertemuan dengan warga pada program “Jumat Keliling” itu cukup banyak permasalahan yang dikemukakan warga. Saat itu juga Walikota Padang menjawabnya bersama sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hadir langsung di masjid tersebut. Tidak hanya permasalahan banjir, masalah kenakalan remaja, pemakaian fasilitas umum yang tidak pada tempatnya juga mengapung dalam tatap muka dan dialog selama hampir dua jam itu.(can/ch)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*