Walikota Padang Larang ASN Minta THR

Walikota Padang H Mahyeldi Dt Marajo melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Padang meminta Tunjangan Hari Raya (THR).

Walikota Padang H Mahyeldi Dt Marajo melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Padang meminta Tunjangan Hari Raya (THR).

Advertisements

Padang, PADANG-TODAY.com-Walikota Padang H Mahyeldi Dt Marajo melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota Padang meminta Tunjangan Hari Raya (THR). Alasannya, selain sudah dianggarkan oleh pemerintah, ASN yang masih saja meminta THR kepada pihak lain dianggap telah melanggar kode etik.

“Jika ada ASN yang minta THR, itu tidak benar dan tidak boleh. Karena melanggar kode etik sebagai ASN dan pelanggaran etika lainnya,” ujar Walikota Mahyeldi,Jumat (24/6).

Lebih jauh dikatakan Walikota Mahyeldi, perilaku tersebut dengan sendirinya akan memperburuk citra pemerintah di mata masyarakat. Walikota meminta kepada seluruh masyarakat dan wartawan, jika ada oknum ASN yang meminta THR ke perusahaan-perusahaan maupun ke tempat lain supaya lekas dilaporkan kepada Pemko Padang.

“Kalau teman-teman media maupun masyarakat menemukan hal tersebut, foto orangnya, ambil bukti-buktinya, tangkap tangannya dan laporkan kepada kita dan kita akan proses secara hukum,” ujar Mahyeldi.

Ditambahkan Walikota, pihaknya telah meyakinkan seluruh perangkat kerjanya mulai dari walikota hingga lurah dan kepala SKPD untuk tidak melakukan hal tersebut.

“Sudah saya sampaikan kepada seluruh ASN bahwa (meminta THR, red) tidak boleh ada,” ungkapnya.

Walikota juga mengatakan bahwa dirinya tidak ingin momen menjelang lebaran kedepan dimanfaatkan oleh pihak tertentu. Meminta THR dengan mengatasnamakan pihak lain.

“Kita khawatir akan dimanfaatkan oleh pihak lain yang tidak bertanggungjawab,” pungkas Walikota.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*