Walikota Riza Falepi Nyatakan Tak Ingin Maju, Tapi Dipaksa Partai. Mau Apalagi?

Walikota Payakumbuh H Riza Falepi menyampaikan pembangunan Kota Payakumbuh di hadapan belasan wartawan.

Walikota Payakumbuh H Riza Falepi menyampaikan pembangunan Kota Payakumbuh di hadapan belasan wartawan.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-”Dipaksa partai. Mau apalagi.” Memang itu yang disebut Walikota Payakumbuh kepada belasan wartawan media cetak dan elektronik di Rumah Makan Pangek Situjuah, Payakumbuh, Jumat (20/5/2016) jelang siang.

Jujur, saya tidak lagi berniat hendak jadi walikota di periode mendatang. Saya Cuma tidak ingin di ”Fachri Hamzah” kan, alias dipecat partai sebab tidak patuh. Walikota Riza Falepi seperti sengaja mengawali jumpa pers yang dikemas oleh Bagian Humas dan Protokol Kota Payakumbuh itu.

”Jika masyarakat percaya, dengan kinerja saya selama ini, pilihlah! Bahwa menjadi pemimpin di masa sekarang itu susah, kejepit, tidak mudah jadi pemimpin hari ini,” ujar Riza Falepi yang membuat kepala beberapa wartawan mendongak memperhatikan.

Jumpa pers, yang rencananya akan memaparkan keberhasilan pembangunan Kota Payakumbuh itu, juga diwarnai beberapa pertanyaan dan saran beberapa wartawan.

“Jika bisa, berhenti (jadi walikota) hari ini, saya bakal berhenti. Bagaimanapun juga, ada beberapa hal perlu diperbaiki. Selama 3 tahun lebih, saya telah bekerja membangun kota ini. September 2016 ini genap 4 tahun sudah,” ujar Walikota Payakumbuh.

Dikatakannya, tahun pertama adalah tahun cuci piring. Menata birokrasi dan pola pembangunan yang salah di periode walikota sebelumnya. Tahun kedua baru mulai membangun.

Sektor pendidikan menjadi sektor utamanya. Memandang pendidikan referensi Payakumbuh adalah nasional. Bukan Sumatera barat. Benchmark bukan lagi Bukittinggi, tapi sekolah-sekolah di tingkat pusat yang luar biasa kualitas pendidikannya.(dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*