Wardi Munir Bersama Relawan PKS Antarkan Langsung Bantuan ke Wilayah Terdalam Pangkalan

Wardi Munir (baju hitam) bagikan bantuan bencana

Wardi Munir (baju hitam) bagikan bantuan bencana

Advertisements

Pangkalan, PADANG-TODAY.com-Hari Keempat Pasca Banjir, Payakumbuh dan PKS Kab. 50 Kota terus menyalurkan bantuan. Setelah menyalurkan bantuan di Padang Balimbiang dan Sungai Naniang kemarin, hari ini Kamis (11/2) Relawan PKS bersama Aleg DPRD Kab. 50 Kota FPKS, Wardi Munir mencoba menembus wilayah terdalam di Kec. Pangkalan untuk mengantarkan langsung bantuan musibah banjir.

Kali ini penyaluran bantuan dipusatkan di Lubuak Nago Pangkalan. Bantuan yang disalurkan berupa nasi bungkus 160 bungkus, Beras 40 karung, Air mineral 8 dus, roti 400 bungkus, alat tulis, pakaian dalam, popok bayi dan 8 kardus baju.

Anggota DPRD Kab. 50 Kota FPKS, Wardi Munir mengatakan “Masyarakat masih menunggu bantuan dan uluran tangan kita di depan pintu-pintu rumah mereka. Tapi sepertinya tidak mudah juga menyalurkan bantuan langsung ketangan korban. Jumlah bantuan sangat terbatas dibandingkan jumlah korban. Kecemuruan pun terjadi bagi mereka yang tidak mendapatkan bantuan”.

Wardi Munir menambahkan, “saya lihat masyarakat yang mendapatkan paket bantuan merasa terharu. Sedangkan bagi yang tidak kebagian tampak sedih, cemberut bahkan ada yang melontarkan kata-kata yang tak patut diucapkan. Miris memang hati ini menyaksikan tapi begitulah kalau perut lagi kosong ditambah minimnya pasokan makanan dan air bersih. Dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan yang berlipat lipat dalam menghadapi tanggap darurat bencana ini”.

“Peran pemerintah dan masyarakat yang tidak terkena dampak bencana sangat menentukan dalam memulihkan kondisi masyarakat. Rehabilitasi infrastruktur dan rumah masyarakat yang rusak pasca bencana menjadi kerja berat dan harus menjadi hal pertama bagi kepala daerah setelah dilantik nanti,” ujar putera Simalanggang ini menutup pembicaraannya.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*