Warga Hawai Dirampok di Lombok

PADANGTODAY.COM-Citra kawasan wisata di Lombok Tengah tercoreng. Seorang warga Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, Gary Owens, 46, dirampok di kawasan Serangan, Desa Selong Belanak, Praya Barat, Lombok Tengah, pukul 17.40 Minggu (27/7). Dia dihadang kawanan perampok bersenjata.

Sore itu, Gary berangkat dari kawasan Pantai Gerupuk menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat. Di tengah perjalanannya itulah, motornya dihadang lima pria yang mengeluarkan parang. Korban berusaha menerobos kawanan perampok tersebut. Namun, salah seorang pelaku berhasil menarik tas punggung korban. Akibatnya, korban jatuh dari sepeda motor.

Korban pun dikeroyok. Salah seorang perampok bisa dilumpuhkan korban. Namun, akhirnya korban dihantam dari belakang oleh perampok dengan menggunakan balok kayu hingga terjatuh dan tak sadarkan diri. Kawanan perampok itu langsung membawa barang-barang turis tersebut. Barang yang dibawa, antara lain, tas ransel, paspor, laptop, uang tunai USD 20 dan Rp 900 ribu, serta kendaraan roda dua. Total kerugian Rp 21,4 juta lebih.

”Kalau sudah begini, saya merasa takut datang lagi ke Lombok. Untung, saya masih selamat dan bisa pulang ke Hawaii,” kata Gary Owens kepada Lombok Post (Jawa Pos Group) di penampungan sementara salah satu hotel ternama di Kota Praya.

Dia menceritakan, saat kejadian itu, dirinya ditolong sopir truk yang melintasi kawasan Serangan, Desa Selong Belanak. Karena tidak sadarkan diri, dia digotong dan dibawa ke puskesmas terdekat. Dia pun mendapat perawatan medis secukupnya. ’’Saya didampingi warga melaporkan kejadian yang saya alami ke polres,” ujarnya.

Di mata Owens, kawasan wisata Pulau Lombok cukup fantastis. Apalagi, pasir putihnya dengan ombak yang tenang. Sayangnya, keindahan itu, menurut Owens, tidak sebanding dengan kenyamanan yang didapatkan karena faktor keamanan yang sewaktu-waktu mengancam.

Dia pun membandingkan kenyamanan di Bali. Hasilnya, berbanding terbalik dengan Pulau Lombok. Padahal, dari sisi objek wisatanya, Pulau Lombok masih perawan. ’’Kami sudah mengurus dokumen yang hilang dan secepatnya rekan kami ini pulang ke Honolulu,” sambung Amrillah yang mendampingi korban.

Amrillah yang merupakan sekretaris Lembaga Pengawasan Kinerja Pemerintah dan Aparatur Negara (Lakip) RI perwakilan NTB itu menyesalkan kejadian yang menimpa wisatawan asing. Bagi dia, kejadian tersebut harus menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dan kepolisian untuk memberikan jaminan keamanan di sejumlah destinasi wisata.

Kabid Pengembangan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Loteng Lalu Sungkul mengatakan, seminggu sebelumnya, empat warga asing kehilangan barang di Pantai Teluk Awang. Kasubaghumas Polres Loteng AKP BK Hidayat memastikan kasus perampokan yang menimpa warga Honolulu akan diungkap tuntas. ’’Kami sudah mengantongi nama pelaku,” bebernya. Polisi berjanji meringkus lima perampok yang diduga sering menjalankan aksinya di kawasan wisata tersebut.(**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*