Warga Tereksekusi Tidur di Tanda, Ketua DPRD Payakumbuh Prihatin

Advertisements
Dt Parmato Alam

Dt Parmato Alam

Payakumbuh, PADANGTODAY.COM –Ketua Sementara DPRD Kota Payakumbuh, YB Dt Parmato Alam langsung menjambangi keluarga tergugat eksekusi bangunan yang menginap di bawah tenda di depan Kantor Pengadilan Negeri Payakumbuh, Kamis (25/9) siang.

Politisi Partai Golkar itu, mendengar langsung persoalan pertingkaian soal kepemilikan harta pusaka tinggi dari Pasukuan Supanjang juga melihat kondisi 15 kepala keluarga yang mendatangi Kantor Pengadilan Payakumbuh.

15 Kepala Keluarga dari pasukuan Supanjang menuntut keadilan soal penggugatan harta pusaka tinggi pasukuan tersebut. Bahkan, semenjak Rabu (24/9) malam, 15 kepala keluarga dengan hampir 50 jiwa anggota keluarga itu sengaja mendirikan tenda besar di areal parkir atau badan jalan di depan Kantor Pengadilan Negeri Payakumbuh.

Tenda itu, mulai Rabu malam lalu dijadikan tempat tinggal dan pengganti rumah mereka yang hancur usai dieksekusi, Kamis (25/9).

”Kita turut prihatin melihat kondisi warga yang seperti ini. DPRD dalam waktu dekat, berupaya untuk mencari solusi terbaik soal pertingkaian ini,” janji YB Dt Parmato Alam Ketua Sementara DPRD Kota Payakumbuh.

Pihak tereksekusi bercerita, seluruh bangunan, tanaman serta apapun yang ada pada tanah yang selama ini mereka huni, hancur dan rata dengan tanah. Eksekusi menggunakan 2 unit alat berat; eskavator.

Tempat usaha mereka turut hancur. Tersisa kini hanya pakaian dan barang pribadi lainnya.
”Kami tidak tahu kemana lagi kami akan tinggal. Rumah, tempat usaha, tanaman dan bangunan lainnya sudah hancur,” keluh salah satu anggota keluarga tereksekusi dari pasukuan Supanjang langsung kepada Ketua Sementara DPRD Kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam.
Ketua Sementara DPRD Payakumbuh YB Dt Parmato Alam meneruskan perbincangannya dengan seluruh keluarga yang menetap hingga hari ini di bawah tenda terbuka itu. Kondisi mereka sangat miris.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*