Zulnaidi : Coklit merupakan prasyarat penyelenggaraan pemilu

Padang-today.com__Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padangpariaman pada selasa,17 April hingga 17 Mei 2018 mendatang lakukan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih untuk pemilihan umum (pemilu) 2019.
Pendataan saat coklit merupakan prasyarat penyelenggaraan pemilu agar berkualitas dan berintegritas. Oleh karena itu coklit merupakan kegiatan yang sangat penting dilakukan,” kata Komisioner KPUD Padangpariaman Zulnaidi pada saat apel gabungan di Parit Malintang.
Komisioner KPU Padangpariaman Zulnaidi mengatakan, coklit dan apel gabungan berlangsung serentak di seluruh Indonesia. Khusus untuk daerah  apel berlangsung di halaman Kantor Bupati, Paritmalintang yang diikuti personal KPU. Ujarnya

Advertisements

Pada saat melakukan Coklit KPUD Padangpariaman mengelar apel gabungan di 17 Kecamatan dalam wilayah Padangpariaman yang dipusatkan di Halaman IKK Parit Malintang,” ujarnya.

Untuk 15 kecamatan lainnya, kata dia, apel gabungan bertempat di halaman kantor camat masing-masing diikuti Panitia Pemilihan Kecamatan, Pantarlih serta camat dan aparaturnya, sementara dua kecamatan 2×11 Enam lingkung dan Kecamatan Enam lingkung ikut apel gabungan di kantor Bupati Padangpariaman, Parik Malintang.

Ia menghimbau hal yang harus diperhatikan dalam melakukan coklit agar mendatangi pemilih mulai pukul 16.00 WIB; teliti dalam bekerja, pedomani buku kerja, cocokkan data dengan KTP elektronik dan Kartu Keluarga (KK) catat dan pastikan perubahan data, berkoordinasi dengan pihak terkait, kerja profesional, komprehensif dan akuntabel serta menjaga hasil dan kualitas pemilu di Padangpariaman.

Ia menyebutkan, pihaknya sudah merekrut 1.343 pantarlih yang tersebar di seluruh Kabupaten Padangpariaman yang meliputi 17 kecamatan, 60 panitia pemungutan suara (PPS), 103 nagari dan 1.343 tempat pemungutan suara (TPS).

Diharapkan kepada masyarakat,  lanjutnya, agar memastikan diri didata oleh pantarlih dalam kurun waktu 17 April – 17 Mei 2018, berikan informasi yang akurat serta perlihatkan KTP elektronik dan KK kepada petugas.

Hendrianto Ketua Penyelenggara Pemilu Kecamatan ( PPK) V Koto Timur mengatakan jumlah pantarlih yang diturunkan ada 51 orang untuk melakukan pendataan kerumah penduduk,  yakni nagari Limau Purut, Gunung Padang Alai, dan kudu ganting.

Ia menegaskan kepada pantarlih jangan sampai bekerja asal-asalan sewaktu dilapangan dalam melakukan pendataan penduduk, jika tidak bertemu usahakan besoknya di kunjungi lagi agar data yang dimiliki benar-benar akurat. Imbuhnya

Bagi pantarlih yang mencoba bermain-main dengan data agar cepat selesainya berarti sudah melanggar UU Pemilu No. 7 tahun 2017, jika ketahuan kami bersama Panwas, PPS akan segera melakukan tindakan yang tegas,” (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*